Tragedi Nenek Elina

By Yani Andiko. Tragedi Nenek Elina Pagi itu di Surabaya, tanah masih basah oleh embun, tapi langit sudah mengeras bagai besi. Di depan puing-puing rumahnya yang rata dengan tanah, Nenek Elina (80) mungkin hanya bisa terduduk, menyentuh luka di bibirnya, dan bertanya dalam hati : “Di negeri ini, apa artinya […]

Mengapa Non Kristen Makin Banyak Merayakan Natal

  – Spiritualitas di Era AI Oleh Denny JA Natal, dalam banyak ruang kehidupan modern, tak lagi berdiri semata sebagai peristiwa teologis umat Kristen. Ia telah bergerak menjadi pengalaman kultural yang lebih luas, ruang perjumpaan manusia dengan nilai-nilai yang melampaui batas iman. Data Pew Research Center menunjukkan bahwa di Amerika […]

Dari Banjir ke Akar

Oleh : Gus Hafidh SKP Muchtar Banjir dan longsor di Sumatera kerap disebut sebagai bencana alam. Sebagian lagi menyebutnya sebagai takdir. Padahal, jika kita jujur dan mau berpikir lebih dalam, banyak peristiwa itu tidak berdiri sendiri sebagai gejala alamiah, melainkan buah dari keputusan manusia yang salah arah—bahkan sering kali dilegalkan. […]

Tiga Prajurit Itu Pun Hilang

  Oleh Denny JA (Kisah di bawah ini adalah fiksi, tapi diinspirasi oleh gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas membantu bencana Sumatra) (1) -000- Nama perempuan itu Ani. Pagi masih basah oleh embun ketika kabar itu datang menjadi paku berkarat dipalu pelan ke jantung hatinya. “Suami Ibu hilang dalam tugas.” […]

Kemuliaan Seorang Ibu

  By : Jacob Ereste Peringatan hari Ibu di Indonesia bermuka dari acara Kongres Perempuan Indonesia pertama pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Ketika itu, Kongres Perempuan Indonesia ini bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak kaum perempuan, ingin meningkatkan kesadaran betapa pentingnya pendidikan bagi kaum perempuan, karena kebebasan untuk memperoleh kesempatan mengikuti […]

Dipengungsian. Bapak Bapak Itu Pakai Daster

Sebuah Puisi Esai Oleh Denny JA (Hingga 17 Desember 2025, lebih dari 500.000 orang mengungsi, sebagian di tempat terisolasi. Mereka bertahan, kekurangan air bersih, kekurangan makanan, sakit-sakitan, dan banyak yang meninggal di sana.) (1) -000- Hujan turun bukan sebagai cuaca, melainkan lemari besi yang dibongkar paksa. Langit menjatuhkan map-map basah, […]

Tinggalkan Ibu Selamatkan Adikmu

Oleh Denny JA (Kisah ini diinspirasi oleh Arman dan Keluarganya, yang dua hari hidup di hutan, karena banjir dan longsor melanda Sumatra, lebih dari 1000 nyawa melayang). (1) -000- Hujan malam itu bukan turun. Ia runtuh. Langit dilepas dari paku-pakunya, menimpa bukit, rumah, dan nama-nama yang belum selesai saling berpamitan. […]

Madinah Pelita Diujung Rindu

  _Dewi_ _Farah_ Di ujung rindu, ku temukan cahaya, Menyala lembut diantar do’a yang gugur, Seperti bintang yang menetes dari langit malam, Menyentuh hati yang lama berdebu oleh jarak. Madinah, engkau pelita yang tak padam, Di dadamu bersemayam harum cinta Rasul, Anginmu berdzikir, pasirmu bersujud, Dan setiap langkah di tanahmu […]

Tiga Skenario Masa Depan PBNU

  Oleh Denny JA Pada hari-hari ini, publik menyaksikan sesuatu yang jarang terjadi dalam sejarah panjang Nahdlatul Ulama. Dari pesan berantai di WhatsApp hingga meja makan selepas Subuh, dari serambi masjid hingga ruang redaksi media nasional, suara yang sama berbisik dengan kecemasan halus: “Benarkah PBNU kini memiliki dua nakhoda?” Satu […]