Catatan KH. Muhammad Dhiyauddin Kushwandhi Pengasuh Pesantren Luhur Sidoarjo.
¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥
Seorang petapa tua , td malam bertanya secara telephatis…
Wahai guru
Hamba tlh bertapa selama 9 thn di puncaK maha meru
Telah ku jelajahi seluruh lorong2 dunia astral,
Dan kutanyai stp jiwa suci yg kutemui di sana, semuanya menunjuk pada paduka Guru
Sekarang tlh hamba temukan paduka, tolong babarkan kpd hamba ttg jalan rahasia mencapai pamudaran agung/ pangracutan.
O pertapa yg nekad
Tuhan itu Tunggal
Kemanusiaan juga Tunggal
Maka hakekat Jalan pembebasan pun Tunggal adanya sepanjang jaman.
Eka Sat vivra bhahuda Vadanti/ Yang tungal itulah yg disebut orang dg berbagai nama (Rig veda)
Qul Huwallahu Ahad,Allahu shomad/katakanlah Dialah yg ESA,yaitu Allah tempat bergantung sgl makhluk.(alqur’an)
O pertapa yg berani
Baiklah krn kerendahan dan ketulusan hatimu, akan aku babarkan rahasia itu meski hanya dg bahasa isyarat.
Ada arca garam, terbungkus berlapis oleh kapas, lilin, dan tanah
Ceburkan ia ke dalam lautan…
Maka secara bersamaan stp lapis pembungkusnya nya akan lepas, tinggalah Arca GARAM yg kemudian lebur dalam AIR yg adalah jiwa dari Sang lautan.
O pertapa yg hebat
Ketahuilah ARCA GARAM itulah tamsil jiwamu dan jiwa stp manusia
Dan…
LAUTAN adalah Sang maha awatar ‘ Yang tepuji’, Sang Para mitra sejati, Sang juru selamat, Yang menebar rahmat /kasih suci bg seluruh dan segenap jagat pramudita.
Di pangkuannyalah semua Awatar yg lain sepanjang jaman hanyalah laksana sungai yg bermuara di pantainya
Adapun AIR lautan adalah Tirta amertha/perwita sari, Dialah simbol ketunggalan maha agung yg meliputi segalanya.
O guru
Sepanjang pengembaraan hamba, Sungguh inilah pendadaran ilmu yg teramat indah ttg jalan pembebasan sejati
Lalu bagaimana hamba bisa menceburkan diri kedalam lautan rahmat itu? Sehingga seonggok garam fana ini jadi lebur dan menyatu kedalam AIR LAUTAN KETUNGGALAN ?
Setelah membisikan PUJA SATRA di telinga kirinya
Sang guru berujar ” Turunlah dari gunung dan jugarlah dari (tinggalkan) pertapaanmu, Sebut dan Pujilah sll namaNya yg suci dlm stp nafasmu dg segenap cinta dan sujud penyerahan diri
Maka dg ridho dan berkahNya dlm 7 mlm kedepan bersama datangnya purnama Sidi, kaupun akan mencapai KAPURNAMAN JIWA.
Mugi rahayu ingkang sami rahayu ing budi.!!!!
