
Jember-Menaramadinah.com,Bupati Jember Muhammad Fawait SE.,M.Sc,.serahkan bantuan Mesin Panen untuk petani di Jember, Bupati Jember Gus Fawait menyerahkan bantuan alsintan kepada sejumlah Poktan di Wilahyah Jember. Pemberian Bantuan tersebut berlangsung di Depan Kantor Pemkab Jember, Jalan Sudarman, pada Kamis (28/08/2025) sore.
Hadir pada kesempatan itu, jajaran OPD Pemkab Jember, TP3D Kabupaten Jember dan sejumlah Kelompok Tani.
Bantuan yang diserahkan kepada 19 kelompok tani itu, terdiri dari:
1. Traktor roda 2,15 unit
2. Traktor roda 4, 5 unit.
3. Traktor tanam, 15 unit.
4. Traktor combine, 5 unit
Selanjutnya,Bupati Jember Gus Fawait menyampaikan Bantuan tersebut, merupakan wujud komitmen Pemkab Jember untuk memberdayakan petani meningkatkan Hasil Panen petani mewujutkan ketahanan Pangan di kabupaten Jember bisa stabil.
Lebih lanjut diungkapkan Gus Fawait,Ia dan berkometmen untuk bertekad mengembalikan kejayaan Kabupaten Jember, dalam bidang ketahanan pangan, terutama padi dan jagung.
Sementara, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Jember Nurul Aini Dwi Kusumawati, S.E., M.M, usai mengikuti acara Pro Gus’e, menyampaikan keyakinannya, bahwa Jember akan lebih maju, dibawah kepemimpinan Gus Fawait.
“Seperti yang sudah kita saksikan bersama, Pemkab Jember melalui Bupati Jember telah membangun komitmen untuk pemberdayaan petani,” ujarnya.
Melalui perencanaan yang baik, Nuru menegaskan maka setiap tahapan pembangunan di Kabupaten Jember, akan terwujud secara terukur.
“Kami, tentu mendukung semua program dan kebijakan Bupati Jember, hingga dapat terwujudnya Jember Baru Jember Maju,” tandasnya.
Para Ketua kelompok tani yang menerima bantu tersebut tampak bergembira, tentu alsintan tersebut, akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan produktivitas pertaniannya.
Seperti yang dialami, Lutfi Hakim, petani Kecamatan Umbulsari, peralatan pertanian berupa mesin Combine, mesin pemanen padi, terbukti dapat meningkatkan produktivitas padinya.
“Mesin ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan produksi padi, antara 20 hingga 30 persen pungkasnya.(Trisno)
