Pemkot Blitar Tingkatkan Pendidikan Anak Usia Dini

 

BLITAR–Pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama bagi masa depan bangsa. Dalam semangat itulah Pemerintah Kota Blitar berkomitmen kuat untuk menciptakan lingkungan belajar terbaik bagi generasi penerusnya.

Melalui proyek strategis pembangunan fisik dan relokasi, Dinas Pendidikan Kota Blitar tahun ini fokus meningkatkan kualitas infrastruktur di lima Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN).

“Kami ingin memastikan setiap anak bisa belajar dalam lingkungan yang nyaman dan mendukung tumbuh kembang optimal,” ujar Jais Alwi, Kepala Bidang Pendidikan PAUD dan Nonformal Dinas Pendidikan Kota Blitar, Jumat (29/5/2026).

“Tahun ini ada lima titik pekerjaan, mencakup relokasi gedung dan penambahan ruang kelas baru,” tambahnya.

Proyek senilai sekitar Rp1,5 miliar ini menyasar TKN Kepanjenlor, TKN Kepanjenkidul, TKN Klampok, TKN Sukorejo, dan TKN Blitar. Sebanyak Rp875 juta dialokasikan untuk relokasi TKN Kepanjenlor, sementara masing-masing TKN Klampok dan TKN Sukorejo mendapatkan sekitar Rp200 juta guna penambahan kelas.

Salah satu langkah krusial adalah relokasi TKN Kepanjenkidul dari kawasan pasar yang bising ke bekas Kantor Polsek Kepanjenkidul.

“Dengan lokasi baru, anak-anak terbebas dari gangguan suara yang selama ini menghambat proses belajar,” jelas Jais.

Pembangunan di TKN Blitar dan Kepanjenkidul sudah berjalan dengan target rampung pada Juni dan Agustus mendatang. Untuk TKN Kepanjenlor, pengerjaan akan dimulai Juni setelah proses tender selesai.

Selain relokasi, penambahan tiga ruang kelas baru untuk TKN Klampok dan Sukorejo menjadi jawaban terhadap lonjakan jumlah siswa.

“Penambahan ruang ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan belajar anak-anak tanpa harus mengorbankan kenyamanan,” tambah Jais.

Cerita dari salah satu guru TKN Kepanjenkidul, menguatkan harapan ini. “Anak-anak sekarang bisa lebih fokus dan ceria belajar, jauh dari kebisingan lalu lintas pasar. Orang tua pun merasa lega,” tuturnya.

Melalui proyek ini, Pemkot Blitar ingin membangun bukan hanya gedung, tetapi juga masa depan cerah bagi anak-anak. Sebab, lingkungan belajar yang nyaman dan representatif menjadi pondasi utama keberhasilan pendidikan sejak dini.

Pekerjaan fisik di lapangan terus berjalan, dan semangat kolaborasi antara pemerintah, guru, dan masyarakat menguatkan tekad untuk mewujudkan pendidikan usia dini yang berkualitas dan berkelanjutan di Blitar.

Mari kita dukung upaya mulia ini dengan turut menyebarluaskan kabar baik tentang peningkatan fasilitas pendidikan, serta menjadikan perhatian kita pada pendidikan anak usia dini sebagai langkah bersama membangun generasi bangsa yang berdaya dan berprestasi.*Imam Kusnin Ahmad*