
Oleh : Moch Agus Slamet, SE, MM Wapemred menaramadinah.com.
Proses pencarian selalu dinamis seiring dengan perjalanan waktu.Hal ini di sampaikan penulis yang juga selaku wakil ketua asosiasi pengusaha Indonesia,Kabupaten Blitar usai imam,i sholat duhur berjama,ah di siang hari ini.
Kecintaannya untuk selalu menambah peluang usaha baru,menjadi terlampiaskan ketika menjabat wakil ketua Apindo,yang memudahkan bisa bertemu dengan banyak pengusaha yang bergabung dalam wadah organisasinya.
Perbincangan hangat ketika bertemu pengusaha sengon yang menceritakan keunggulan dan peluang pasar yang sangat terbuka,manakala kita memiliki lahan yang bisa di karyakan untuk di tanami pohon sengon.
Keluasan lahan nganggur yang di miliki tidak perlu berlama lama lagi segera di sulap sebagai tempat bertanam sengon mengikuti presentasi dari anggota yang menekuni tanam sengon.Dalam usia tanaman sengon yang masih tiga tahun dan terhitung separo perjalanan,terobsesi dari paparan anggota yang bertanam balsa, yang di kategorikan usia panennya hanya memerlukan separo dari umur maksimal pohon sengon.
Rasa penasaran dan ke ingin tahuan yang tinggi,di ambillah langkah di sela sela tanaman sengon, di tanami juga tanaman balsa dengan asumsi panennya nanti bisa bersama sama.
Seiring perjalanan waktu,ketika terbersit keinginan menyatukan kekuatan petani tebu,untuk di naungi dalam suatu wadah koperasi,menjadikan tambahan ilmu baru lagi terhadap tumbuh kembang beserta prospek tanaman tebu.
Kegiatan penanaman tebu ternyata hanya membutuhkan waktu satu tahunan sudah bisa di panen,dan juga ketika luasan sama dengan tanaman sengon maupun balsa garis akhir hasil yang di raih,tanaman tebu tidak bisa di anggap remeh.Ilmu ,waktu beserta kesempatan usaha ternyata dinamis seiring dengan perjalanan waktu,bagi yang mau berfikir. Bagaimana tanggapan anda.?
