
SURABAYA – Kerukunan Keluarga Kalimantan (K3) Jawa Timur melakukan langkah strategis dalam melestarikan budaya Borneo di tanah perantauan. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Ir. H. Musnadi Bachtiar dan Ketua Harian Dr. Asmirin Noor, jajaran pengurus inti K3 Jatim melakukan kunjungan kehormatan ke Yayasan Pondok Kasih dan Taman Bhinneka, Surabaya, guna menjajaki kolaborasi seni, budaya, dan kuliner.
Kunjungan ini diikuti oleh jajaran strategis, termasuk Bendahara, Sekretaris, Wakil Komisariat Provinsi se Kalimantan, serta perwakilan anggota pengurus lainnya. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh tokoh kemanusiaan sekaligus pimpinan Yayasan Pondok Kasih, Mama Hana, serta Manajer Taman Bhinneka, Michael J. Pesik.
Anjungan Kalimantan: Rumah bagi Lima Provinsi Dalam pertemuan tersebut, tercapai kesepakatan penting terkait pemanfaatan fasilitas di Taman Bhinneka. Anjungan Rumah Kalimantan yang berada di lokasi tersebut dapat digunakan K3 Jatim sebagai pusat informasi dan pameran atribut budaya dari lima provinsi di Kalimantan.
“Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi tawaran dari pihak Taman Bhinneka. Ini adalah peluang emas untuk memperkenalkan kekayaan Kalimantan kepada masyarakat luas di Jawa Timur,” ujar Ir. H. Musnadi Bachtiar.
Tidak hanya sekadar pameran atribut dan kerajinan tangan, K3 Jatim juga berencana menyediakan booth khusus (counter) yang menjajakan makanan khas dari berbagai penjuru Kalimantan. Hal ini senada dengan lampu hijau yang diberikan oleh Mama Hana. “Silakan K3 Jatim menggunakan fasilitas yang ada di Taman Bhinneka Surabaya. Kami terbuka untuk kolaborasi ini,” ungkap Mama Hana dengan penuh kehangatan.
Menuju Etalase Borneo yang Komprehensif. Menindaklanjuti kesepakatan ini, Dr. Asmirin Noor menyatakan bahwa pengurus akan segera bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah dari lima provinsi di Kalimantan. Langkah ini diambil agar anjungan tersebut dapat terisi dengan koleksi otentik, mulai dari wastra, kerajinan tangan, hingga miniatur adat yang merepresentasikan wajah Kalimantan secara utuh.
Wujud Toleransi di Taman Bhinneka Usai melakukan peninjauan lokasi, rombongan pengurus K3 Jatim turut berbaur dengan para tamu undangan dari berbagai suku dan agama dalam kegiatan lintas ima yang sedang berlangsung di Taman Bhinneka. Kehadiran K3 Jatim di tengah keberagaman tersebut menegaskan komitmen organisasi untuk terus menjunjung tinggi nilai toleransi dan semangat persatuan di Jawa Timur.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan Taman Bhinneka Surabaya tidak hanya menjadi destinasi wisata religi dan budaya, tetapi juga menjadi jendela utama bagi siapa pun yang ingin mengenal lebih dekat pesona “Pulau Seribu Sungai” di jantung Kota Pahlawan.
