Tinjauan Spiritual Gus Gilang Adiwidya Terhadap Tenggelamnya Kapal Selam Nanggala 402 di Selat Bali

KIRIM DO’A  BERSAMA UNTUK MENUNDUKKAN PULUNG SELAT BALI YG TELAH MENELAN KAPAL SELAM KRI NANGGALA 402. Berikut ini terawang Maha Guru Spiritualis Sejati Gus Gilangadiwidya :

Nanggala adalah salah satu pusaka sakti Baladewa dari kedua pusakanya yaitu Nanggala dan Alugara, keduanya pemberian Brahma, senjata Nanggala satu ini mampu membelah gunung dan melelehkan besi baja. Karena kesaktian senjata itu sampai dibuat Nama Kapal selam KRI Nanggala 402.

Dan Nahasnya Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang sedang melaksanakan latihan penembakan di perairan utara Bali mengalami hilang kontak, Rabu (21/4/2021) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita
Kapal Selam KRI Naggala -402 Dilaporkan Hilang  pada hari Rabu pahing Dini Hari saat berada di perairan sekitar 60 mil atau 95 kilometer dari utara Pulau Bali.

Kapal selam KRI Nanggala 402 membawa 53 orang yang terdiri dari 49 Anak Buah Kapal (ABK), seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata.

Monster Bawah Laut adalah julukan Kapal KRI Nanggala-402 juga memiliki teknologi persenjataan mutakhir & canggih.

Dalam terawangan saya dengan Ilmu Titen” yang telah diwariskan oleh leluhur dari tanah Jawa secara turun temurun, yang niteni sbb :

Bahwa Kapal selam Nanggala 402
Hilang pada hari Rabu kala itu Laut pada hari itu menunjukan kekuasannya dengan menengelamkan Fir’aun Dan bumi juga menelan Qorun bersama harta kekayaannya.

Artinya Posisi tepatnya Kapal selam KRI Nanggala 402 telah terjebak diantara Palung dasar laut yg kedalamanya  hampir 800 meter.
Dan pastinya Nasib 53 Orang ABK didalamnya sangat tipis untuk bisa tertolong ( Tetap berdo’a Untuk keselamatan 53 ABK kapal )

Untuk mempercepat pencarian dibutuhkan Do’a & Prosesi Penyembelihan Ayam cemani Hitam untuk membuka Gelombang  Dimensi titik Alam Alfa -Gaib diselat Bali Utara Guna memunculkan Gelombang Cahaya sebagai petunjuk Keberadaan kapal tersebut dan bila dilakukan saya Yakin Kapal tersebut akan bisa ditemukan dalam waktu Dekat ini.

Adapun secara hitungan rabu 7 pahing 9 neptu Hari 16 sebagai hari hilang nya kapal selam KRI Nanggala 402  saya artikan sebagai suratan takdir akan terjadi Tsunami besar dipesisir Selatan khususnya di Jawa Timur yg telah diawali Gempa bumi (10/04/2021 ) terjadi hampir merata di Jawa Timur sekaligus simbol peringatan untuk selalu waspada bahaya dengan risiko tinggi Tsunami Jatim khususnya Banyuwangi, Jember, Lumajang, Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan.

Wallahu ‘Alam.