Ketua PCNU Surabaya masuk bursa Calon Walikota. Ali Azhara : Ati-ati kuwalat NU.

Surabaya-menaramadinah.com-Pilwali Surabaya semakin meriah saja, situasi terkini, Ketua PCNU Surabaya KH Muhibbin Zuhri ikut masuk ke dalam bursa Bakal Calon Walikota. Pemberitaan media tentang sosok bersahaja ini semakin lama semakin masif.

Terkait munculnya nama Ketua PCNU tersebut, aktivis PMII Surabaya Hamdan Muafi menyayangkan “seharusnya beliau menjadi wasit di saat kader-kader muda NU tampil berlaga dalam dalam pentas pilwali, karena posisi beliau adalah ketua PCNU, kalau bukan ketua PCNU yang membangun harmoni serta sinergi antar para Bacawali NU, lantas siapa lagi?”.

Sementara itu Bakal Calon Walikota Gus Ali Azhara di sebuah grup whatssapp terpantau memberikan komentar “NU jadi koyok parpol suwe-suwe, awas kuwalat NU”. Mantan Tim Sukses Gubernur Khofifah yang pernah menjadi ketua umum PP Ormas PPKN (Pergerakan Penganut Khittah Nahdliyyah) binaan Cak Choirul Anam ini, terkesan tidak suka jika KH Muhibbin Zuhri masuk bursa dengan framing NU.

Bacawali yang lain, Firman Syah Ali yang akrab disapa Cak Firman berbeda dengan Gus Ali. Cak Firman menyambut gembira munculnya nama KH Muhibbin Zuhri sebagai salah satu Bacawali Surabaya “beliau kyai bersahaja, rendah hati namun smart. Saya turut bahagia beliau ikut memeriahkan pilkada surabaya”.

Tapi informasi terkini, di sebuah Grup Whatssapp KH Muhibbun Zuhri menegaskan jika tidak nyalon Walikota Surabaya.

Udi Laksono

Jurnalus Citizen