Belajar Berbagi Sejak Dini: SD Lab UNU Blitar Bagikan 1.000 Takjil.

BLITAR – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah ditunjukkan keluarga besar SD Laboratorium Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar. Mereka membagikan 1.000 paket takjil kepada masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan Sabtu (14/3/2026) di Perempatan Poluhan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Ini bukan sekadar aksi sosial, tapi pembelajaran karakter bagi anak-anak.

Kegiatan ini melibatkan guru, siswa, dan orang tua wali. Mereka turun langsung ke lokasi. Paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan menjelang waktu berbuka. Sasaran utamanya pengendara sepeda motor, mobil, dan warga yang melintas.

Sejak sore, para siswa sudah berkumpul didampingi guru. Mereka bersemangat dan ceria mempersiapkan segalanya. Saat tiba waktunya, mereka dengan senang hati menyerahkan paket makanan dan minuman.

Kepala SD Laboratorium UNU Blitar, Wijianto, sampaikan makna di balik kegiatan ini. Menurutnya, ini bagian dari pendidikan karakter sekolah. Fokusnya menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

Bulan Ramadhan dinilai momentum tepat untuk ajarkan hal ini. Anak-anak diajak paham pentingnya berbagi dan menolong orang lain.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar bahwa berbagi kepada sesama merupakan perbuatan yang mulia. Kami ingin menanamkan sejak dini bahwa kebahagiaan tidak hanya diperoleh dari menerima, tetapi juga dari memberi,” ujar Wijianto.

Kegiatan ini juga hasil gotong royong seluruh keluarga besar sekolah. Paket takjil yang dibagikan adalah wujud kepedulian bersama. Tujuannya membantu masyarakat yang masih di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

Antusiasme masyarakat pun terlihat sangat tinggi. Banyak pengendara yang menyampaikan apresiasi. Mereka senang dan terbantu dengan kehadiran siswa dan pihak sekolah di lokasi.

Selain jadi kegiatan sosial, ini juga sarana pembelajaran langsung. Siswa diajak berinteraksi dengan masyarakat. Mereka belajar menumbuhkan rasa empati terhadap sesama manusia.

SD Laboratorium UNU Blitar berharap nilai kebaikan ini terus tertanam. Tidak hanya saat Ramadhan, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa diharapkan tumbuh jadi generasi istimewa.

Mereka tak hanya dituntut berprestasi secara akademik. Lebih dari itu, mereka diharapkan punya kepedulian sosial tinggi. Peka terhadap lingkungan sekitar dan peduli pada nasib orang lain.

Aksi SD Laboratorium UNU Blitar ini patut dicontoh. Mengajarkan berbagi sejak dini adalah investasi moral yang luar biasa. Anak-anak yang terbiasa memberi akan tumbuh menjadi pribadi yang hangat dan peduli.

Mari kita dukung upaya sekolah dan orang tua dalam membentuk karakter anak. Semoga semangat berbagi ini terus menyebar. Menjadi cahaya kebaikan yang menerangi lingkungan kita.

Semoga generasi mendatang tumbuh tidak hanya cerdas otaknya, tapi juga baik hatinya. Teruslah berbagi, karena kebaikan akan selalu kembali pada kita.*Imam Kusnin Ahmad*