
Tepat pukul 11.00 siang Arab Saudi rombongan jamaah haji BRYAN MEKKAH berkumpul di lobi hotel menuju Padang Arofah.
Berikut ini laporan Ustadz Yahya Aziz dari Mekkah Arab Saudi kepada media online Menara Madinah.Com.
Tepat jam 2 siang alhamdulillah jamaah Bryan Mekkah diberi kelancaran perjalanan oleh Allah.
Di lobi hotel kami bertemu Abah H.Ngadiono dari Sidoarjo. Kakek yang energik, saya membisiki abah H.Ngadiono Anda sudah tua tapi dibawah pusar perut ke bawah Anda serasa masih GRENGGG umur 17 tahun kelakar kami….ha…ha….ha tertawa ngakak beliau.
Ya Abah H.Ngadiono, H.Maulan, Abah.H.Dodi dan Abah H.Ubaidillah hari ini bertemu berdiskusi tentang ESENSI WUKUF.
Ya esensi wukuf di padang Arofah adalah kembali ke TITIK NOL sebagai HAMBA.
Kalau diuraikan secara rinci esensi wukuf itu adalah :
1.Berhenti dari kedustaan diri.
Di Arofah Anda semuanya tidak bisa lari dari Allah.
Sering kita berbohong terhadap diri, dusta sama anak istri dan keluarga.
Disini dituntut jujur kepada Allah, mengaku banyak dosa.
2.Pengakuan total tauhid kepada Allah.
Allah Maha segala galanya itu di padang Arofah, karena selama ini kita membesarkan jabatan, pangkat dan harta adalah segala galanya.
3.Wukuf adalah latihan MATI.
Inilah makna wukuf sesungguhnya, tahukah Anda jenazah dibungkus kain kafan ? Ya wukuf inilah dibungkus kain ihrom untuk latihan Mati.
Lalu Abah H.Ngadiono berkelakar kepada H.Maulan, ya kalau bisa sepulang ke Indonesia kita latihan mati setiap hari biar hidup gak kebanyakan polah….ha…ha…ha….tertawa semuanya..
Semoga bermanfaat…!
