​Bersih-Bersih Keuangan, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Cegah Vendor Fiktif

Menaramadinah.com, Sidoarjo – Perumda Delta Tirta Sidoarjo tengah melakukan langkah progresif untuk menyelamatkan keuangan perusahaan. Di bawah komando Direktur Utama Dwi Hary Soeryadi, perusahaan daerah ini melakukan penelusuran mendalam terhadap catatan utang usaha masa lampau guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.

​Langkah ini diambil untuk memvalidasi setiap kewajiban keuangan perusahaan agar benar-benar sah secara hukum. Dwi Hary secara tegas menepis anggapan bahwa pihaknya enggan membayar utang kepada mitra atau vendor.

​“Tidak benar jika disebut Perumda Delta Tirta tidak mau membayar utang. Justru yang kami lakukan saat ini adalah memastikan pembayaran dilakukan secara sah berdasarkan dokumen yang benar,” tegas Dwi Hary dalam keterangannya.

​Temuan Vendor Misterius
​Proses verifikasi menyasar utang usaha periode 2012 hingga 2015. Hasilnya mengejutkan; manajemen menemukan sejumlah kejanggalan pada daftar vendor. Beberapa nama vendor tercatat tanpa alamat dan pemilik yang jelas. Bahkan, ada vendor yang saat dikonfirmasi mengaku tidak memiliki piutang kepada Perumda Delta Tirta.

​“Untuk utang usaha yang telah dipastikan fiktif, pencatatannya kami pindahkan ke akun pendapatan lain-lain agar laporan keuangan lebih akuntabel,” tambahnya.

​Selain vendor fiktif, ditemukan pula vendor dengan identitas jelas namun tidak memiliki dokumen pendukung seperti Surat Perintah Kerja (SPK). Utang jenis ini kini dikategorikan dalam akun Utang Usaha Meragukan.

​Komitmen GCG
​Dwi mempertanyakan mengapa utang-utang tersebut didiamkan selama 10 tahun oleh direksi terdahulu jika memang sah.

Meski demikian, ia menegaskan pintu perusahaan tetap terbuka bagi vendor yang ingin menagih, selama mampu menunjukkan dokumen asli dan lengkap sesuai peraturan yang berlaku.

​Upaya bersih-bersih ini merupakan implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG). Manajemen berkomitmen mencegah praktik manipulatif yang berpotensi merugikan negara.

​“Tujuan kami jelas, membawa Perumda Delta Tirta menjadi perusahaan daerah yang lebih sehat, profesional, dan terpercaya,” pungkasnya. (Nuning)