
Surabaya, 28 Januari 2025 — Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026 resmi diawali melalui kegiatan orientasi mahasiswa yang dilaksanakan pada Rabu (28/1). Kegiatan ini dibuka dengan kuliah umum yang menghadirkan narasumber nasional, Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA, IPU, ASEAN Eng., M.Eng.
Dalam kuliah umumnya, Prof. Tri Yogi Yuwono menegaskan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), peran guru tetap tidak tergantikan. Menurutnya, mesin memang mampu mengelola data dan menyajikan informasi secara cepat, namun guru memiliki peran jauh lebih mendalam, yaitu membentuk manusia seutuhnya.
“AI memberikan informasi dan algoritma, tetapi guru memberikan makna, nilai, dan arah hidup. Dari gurulah siswa belajar tentang akhlak, empati, dan inspirasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa guru masa depan bukan hanya dituntut menguasai kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga memiliki integritas, kepekaan sosial, serta kemampuan menjadi teladan bagi peserta didik. Di era digital, guru tetap menjadi figur utama dalam menanamkan nilai kemanusiaan dan karakter.
Kegiatan orientasi ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa PPG untuk memahami sistem pembelajaran, budaya akademik, serta tanggung jawab moral sebagai calon guru profesional. Selain penguatan akademik, orientasi juga diarahkan untuk membangun kesadaran bahwa profesi guru merupakan fondasi penting dalam membangun peradaban.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa PPG Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026 mampu menjalani proses pendidikan dengan penuh komitmen serta siap menjadi pendidik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara karakter dan spiritual. Di tengah kemajuan teknologi, guru tetap menjadi jantung peradaban.
