
BLITAR –SMK ISLAM 1 Blitar kini memiliki amunisi baru untuk mencetak generasi unggul: Makanan Bergizi Gratis (MBG). Bantuan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kauman ini menjadi angin segar bagi siswa, khususnya kelas XII yang tengah berjuang menghadapi ujian.
Suasana berbeda terasa di SMK Islam 1 Blitar siang itu. Bukan hanya deretan siswa yang bersemangat mengikuti pelajaran, tetapi juga antrean rapi yang mengular di depan ruang distribusi. Hari itu, sekolah ini untuk pertama kalinya menerima 300 porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Kauman, sebuah inisiatif pemerintah untuk memastikan nutrisi pelajar terpenuhi.
“Alhamdulillah, program ini sangat membantu siswa kami, terutama yang sedang fokus belajar untuk ujian,” ujar Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd Kepala SMK Islam 1 Blitar dengan wajah sumringah.
Penyaluran MBG perdana ini terasa istimewa dengan kehadiran Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si. Beliau tak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga memastikan proses distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Kapolres. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” lanjut Gigih
MBG yang diterima siswa terdiri dari nasi, lauk bergizi, sayuran, dan buah-buahan. Menu ini dirancang khusus oleh ahli gizi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pelajar yang aktif dan produktif.
Salah seorang siswa kelas XII, Ani, mengaku sangat senang dengan adanya program MBG ini. “Biasanya saya bawa bekal seadanya dari rumah. Dengan adanya MBG, saya jadi lebih bersemangat belajar karena perut kenyang dan gizi tercukupi,” ungkapnya.
SPPG Kauman sendiri berencana memperluas program MBG ini hingga menjangkau lebih dari 2.000 siswa SMK Islam 1 Blitar. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi seluruh warga sekolah.
“Kami berharap program MBG ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan prestasi belajar siswa,” harap Kepala Sekolah.
Dengan adanya dukungan gizi yang memadai, SMK Islam 1 Blitar semakin optimis dalam mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat, dan berakhlak mulia.*Imam Kusnin Ahmad*
