Dorong Inovasi Pendidikan Kedokteran, FK UWKS dalam Muktamar dan Seminar AIPKI Wilayah V

Denpasar – Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK UWKS) turut berpartisipasi dalam Muktamar dan Seminar Internasional Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Wilayah V yang digelar di Universitas Warmadewa, Bali, Jumat 5 September 2025. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar institusi, mempercepat adaptasi regulasi pendidikan tinggi dan kesehatan, serta mendorong inovasi dalam pendidikan kedokteran berbasis teknologi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua AIPKI Pusat, Prof. Dr. dr. Wisnu Barlianto, SpA(K), yang menekankan perlunya inovasi berkelanjutan dalam pendidikan kedokteran. Selanjutnya, Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP, memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Keunikan terlihat dalam pembukaan muktamar yang menghadirkan tari Kecak dan Hanoman, yang secara simbolis menjemput para tokoh utama termasuk Ketua AIPKI Pusat, Ketua AIPKI Wilayah V, Rektor Universitas Warmadewa, Ketua Yayasan, Dekan FKIK Unwar, serta panitia muktamar dan seminar.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi ilmiah yang dimoderatori oleh Prof. Dr. dr. Hamsu Kadriyan, Sp.THT-KL(K), M.Kes. Dr. dr. D.A.P. Sri Masyeni, SpPD-KPTI, memaparkan pentingnya kolaborasi interdisipliner dengan pemanfaatan AI dan VR. Prof. dr. Ardi Findyartini, PhD, menekankan urgensi faculty development bagi tenaga pendidik. Sedangkan Prof. Dr. dr. Wisnu Barlianto, SpA(K), menyoroti dinamika regulasi pendidikan tinggi dan kesehatan yang menuntut adaptasi berkelanjutan dari setiap program studi.

Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya hadir dalam forum tersebut dengan jajaran dekanat, yaitu Dr. dr. Harry K. Gondo, Sp.OG(KFM)., SH., M.Hum. selaku Dekan FK UWKS, dr. Olivia Herliani, M.Si sebagai Wakil Dekan I, serta dr. Andra Agnes, M.Biomed sebagai Wakil Dekan II.

Dr. dr. Harry K. Gondo, Sp.OG(KFM)., SH., M.Hum. menegaskan bahwa forum AIPKI sangat strategis untuk memperkuat mutu pendidikan kedokteran. “FK UWKS siap terus berinovasi dan berkontribusi bagi lahirnya dokter yang unggul dan berdaya saing global,” ujarnya.

Wakil Dekan I, dr. Olivia Herliani, M.Si, menambahkan bahwa peningkatan kapasitas dosen adalah hal mendasar yang harus menjadi perhatian. “Melalui forum ini, kita bisa saling bertukar pengalaman dan strategi dalam pengembangan tenaga pendidik, karena dosen yang unggul adalah kunci lahirnya lulusan berkualitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Dekan II, dr. Andra Agnez Al Aska, M.Biomed, menyoroti pentingnya tata kelola fakultas yang kuat. “Kehadiran dalam forum AIPKI memberi banyak inspirasi dalam manajemen pendidikan kedokteran. Transparansi, efisiensi, dan kerja sama lintas institusi akan menjadi kunci kemajuan FK UWKS ke depan,” tuturnya.

Partisipasi FK UWKS dalam Muktamar dan Seminar Internasional AIPKI Wilayah V di Bali ini menjadi bukti komitmen kuat untuk terus mendukung pengembangan pendidikan kedokteran Indonesia, sekaligus memperkuat sinergi antar institusi dalam menjawab tantangan global di bidang kesehatan.(SDS)