
GRESIK — Mustasyar PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Sirodj mengunjungi Rumah Arsip Nahdlatul Ulama milik KH. Umar Burhan di Jl. Nyai Ageng Arem-Arem, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik pada Ahad (10/8/2025).
Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung tirkah literasi yang tersimpan rapi di kediaman tersebut.
Koleksi arsip di rumah ini memuat dokumen persuratan, agenda penting organisasi, hasil Muktamar, Musyawarah Nasional (Munas), hingga berbagai catatan bersejarah yang merekam perjalanan panjang Nahdlatul Ulama.
Suasana kunjungan berlangsung hangat. Kiai Said disambut, KH. Chisni Umar Burhan,putra almarhum KH. Umar Burhan,Wakil Ketua PCNU Gresik Dr. H. A. Syifaul Qulub, MEi; Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir; Ketua MWCNU Gresik Ustadz M. Zainuri dan Ketua MWCNU Kebomas KH. M. Muchsin Munhamir.
Di tengah penelusuran, perhatian Kiai Said tertuju pada sebuah dokumen dengan tersenyum, ia menunjuk bagian unik di lembaran tersebut.
“Coba panjenengan lihat, kala itu sudah ada iklan sponsor juga,” selorohnya, merujuk pada iklan beraksara Pegon di dokumen organisasi lama hal yang jarang ditemui di arsip masa lampau.
Wakil Ketua PCNU Gresik, Dr. H. A. Syifaul Qulub, menegaskan bahwa merawat tirkah literasi adalah upaya mempertahankan tradisi sebagai energi pembaruan nilai di tengah era transformasi digital.
“Warisan literasi ini bukti bahwa peradaban kita dibangun dari tradisi tulis-menulis, dokumentasi, dan arsip. Di era digital, ia menjadi sumber inspirasi dan referensi yang tak ternilai,” ujarnya.
Koleksi di rumah KH. Umar Burhan tidak hanya mencatat administrasi organisasi, tetapi juga merekam dinamika sosial, budaya, dan intelektual warga NU pada masanya.
Kunjungan mantan Ketua Umum PBNU dua periode ini diharapkan menjadi pemicu kesadaran akan pentingnya pelestarian arsip sejarah, agar nilai-nilai luhur di dalamnya terus hidup dan memberi cahaya bagi generasi mendatang.*Imam Kusnin Ahmad*
