Moment Inagurasi,PC Ansor Magelang Ajak Anggotanya Komitmen Menjaga Alam Sekitar.

MAGELANG– Gerakan Pemuda Ansor dan Banser Kabupaten Magelang,melalui tagline “Ansor Jogo Alam Jogo Pangan”
berkomitmen untuk bersama-sama menjaga alam di wilayah Kabupaten Magelang. Dengan harapan kebutuhan pokok atau pangan di Kabupaten Magelang bisa semakin lebih baik dan bisa mencukupi kebutuhan masyarakat.

Hal ini disampaikan Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Magelang H. Ahmad Ulinnuha dalam acara Inagurasi Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Magelang Sabtu (19/7/2025) di Negeri Kahyangan, Dusun Surodadi, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan.

Terkait acara Inagurasi. Mengapa digelar di Negeri Kahyangan,Ahmad Ullinuha menyampaikan, alasan dipilihnya lokasi Negeri Kahyangan sebagai tempat pelantikan. Alasannya karena secara filosofi Kahyangan itu memiliki arti sebuah tempat yang suci.

“Maka dari itu kami sampaikan kepada seluruh kader Ansor Kabupaten Magelang, melalui organisasi ini mari kita bersama-sama menuju ke sebuah tempat yang suci yakni lillahi robbil alamin atau shiratal mustaqim,” ujar Ullinuha.

Ullin mengungkapkan, anggota yang hadir pada pelantikan kali ini 800 anggota GP Ansor di wilayah Kabupaten Magelang baik dari tingkat ranting hingga pimpinan anak cabang.

Ditambah, dengan anggota banser. “Kurang lebih ada 1.000 anggota GP Ansor Kabupaten Magelang hadir,” ujarnya.

Sementara itu, Ibnu Ngakil, wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang hadir pada acara mengatakan, tagline yang digunakan oleh GP Ansor Kabupaten Magelang ini sejalan dengan visi dari Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Yakni, untuk ikut serta bersama-sama menjaga ketahanan pangan.

Ibnu juga berpesan kepada seluruh anggota yang dilantik kali ini, untuk terus semangat berkhidmat di Ansor.
Serta terus semangat dalam menjalankan roda organisasi tak perlu mempertimbangkan materi. Hal itu sejalan dengan karakter GP Ansor yang pantang menyerah.

Selain itu Ibnu mengingatkan,agar tetap tetap menjunjung tinggi nilai keislaman moderat sehingga bisa bersahabat dengan berbagai pihak.

“Keislaman yang harus mengayomi, menerima semua golongan,” pungkas.*Imam Kusnin Ahmad*