
SAMARINDA— Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, secara resmi meresmikan Gedung Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Timur yang beralamat di Jalan Imam Bonjol No. 7, Samarinda.
Peresmian ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian penutupan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) II PWNU Kaltim Masa Khidmat 2023–2028 yang dihadiri pula oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
Dalam sambutannya, Gus Yahya menegaskan bahwa keberadaan gedung kantor baru ini hendaknya dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan organisasi dan umat.
Gedung ini diharapkan menjadi pusat berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan kaderisasi yang mampu menyejahterakan masyarakat serta menjadi tempat pelayanan umat yang bersifat inklusif dan berdaya guna. “Gedung ini bukan semata-mata sebuah bangunan fisik, tetapi sebuah manifestasi kesiapan dan komitmen organisasi untuk hadir sebagai instrumen kemaslahatan bagi umat dan masyarakat luas,” ujar Gus Yahya.
Lebih lanjut, Gus Yahya menambahkan bahwa fungsi utama gedung PWNU Kaltim adalah sebagai simbol kehadiran kuat Nahdlatul Ulama di tengah kehidupan masyarakat Kalimantan Timur.
Gedung ini tidak hanya menjadi markas administratif, tetapi juga penanda bahwa NU hadir dan siap berkontribusi dalam pembangunan sosial, keagamaan, dan kemanusiaan di daerah tersebut.
Peresmian gedung kantor PWNU Kaltim ini menegaskan semangat regenerasi dan penguatan organisasi di tingkat wilayah yang selaras dengan visi besar NU dalam membangun peradaban Islam yang moderat, toleran, dan berorientasi pada kemajuan bangsa. Dengan fasilitas yang representatif, PWNU Kaltim diharapkan dapat semakin aktif menjalankan program-program strategis demi mendukung kemajuan umat dan daerah.
Kehadiran para pejabat daerah dan Forkopimda dalam acara ini juga memperlihatkan dukungan kuat pemerintah daerah terhadap peran NU sebagai mitra strategis dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkeadaban di Kalimantan Timur.
Dengan peresmian ini, PWNU Kalimantan Timur semakin diperkuat untuk menjadi pusat penggerak dakwah, pembinaan umat, dan pemberdayaan sosial yang berkelanjutan, sekaligus menjadi ruang kolaborasi yang produktif antara NU, pemerintah, dan masyarakat.*Imam Kusnin Ahmad*
