
Prof. Anhar Gonggong Sejarawan terkenal di Indonesia pada Minggu, 15 Oktober 2024 hadir di Seminar Jejak Bung Karno di Jombang di HUT 144 Kab Jombang. Seperti apakah pendapatnya : Berikut ini laporan Drs. Husnu Mufid, M.PdI Pemred menaramadinah.com :

Polemik adanya dua tempat kelahiran Bung Karno di Jombang dan Surabaya mendapat perhatian Sejarawan Nasional Anhar Gonggong.
Beliau datang ke Jombang dijemput oleh RM. Koes Hartono Pengampu Situs Persada Bung Karno Ndalem Pojok Kediri dari Bandara Juanda. Kemudian diantar menuju Alun Alun Jombang untuk menghadiri Seminar Jejak Bung Karno di Jombang pada Minggu, 15 Oktober 2024.

Dengan senyum memasuki ruangan Seminat Jejak Bung Karno di Jombang yang diadakan Pemkab Jombang diacara Jombang Fest 2024.
Sejarawan Anhar Gonggong mendapat perhatian penuh diacara Seminar itu dari seluruh peserta yang hadir, baik guru Guru, budayawan, Sejarawan dan pegiat serta pecinta sejarah Bung Karno. Karena mereka ingin mendapat info tentang kebenaran kelahiran Bung Karno di Ploso Jombang. Mengingat selama ini kelahiran Bung Karno itu di Surabaya.

Anhar Gonggong sendiri mengetahui selama ini Bung Karno Lahir di Pandean Surabaya. Kini ia mendengar hasil penelitian dan pendapat terbaru kelahiran Bung Karno adalah di Ploso Jombang.
“Kita ambil saja yang paling terpercaya dari dua tempat kelahiran Bung Karno. Dengan bukti bukti yang kuat. Karena Desertasi saya pun banyak kelemahannya. Hanya saja belum sempat memperbaiki,”ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, mengenai rumah masa Lahir Bung Karno di Ploso Jombang untuk dijadikan Cagar Budaya tidak harus menunggu pusat. Tapi Pemerintah Kabupaten Jombang sendiri bisa menetapkan sebagai Cagar Budaya.
Pendapat Anhar Gonggong ini menjadikan seluruh undangan Seminar Jejak Bung Karno semakin yakin akan keberadaan Bung Karno Lahir di Ploso Jombang.
Usai acara seminar banyak yang ingin foto dengannya. Setelah itu diantar RM. Koes Hartono Pemimpin Situs Persada Bung Karno Ndalem Pojok Kediri bersama panitia menuju Bandara Juanda.
