Bersih Dusun., Warga Masyarakat Dsn. Krembangan Desa Kepung Kec Kepung Kab Kediri, Agar Selamat-Sentosa, Bahagia Lahir-Batin.

Kediri-Menaramadinah.com Sabtu Wage, 6 Juli 2024. Bersih Dusun, yaitu Dusun Krembangan, Desa Kepung Kec. Kepung, Kab. Kediri. Bentuk kegiatan bersih dusun itu berupa: Selamatan dan Tayuban.

Selamatannya berupa: sedekah makanan yang berwujud Ambengan, yaitu nasi wangi(beras kwalitas bagus) ulam sari (Ingkung ayam muda yang dibakar), kulupan(sayur yang direbus dicampur sambal kelapa, disebut dengan ‘krawu’), sambel goreng ( tahu, tempe, kentang disambal dengan cara digoreng agak basah karena diberi santan), serondeng kelapa yang diparut agak kasar, bi bumbui dengan: garam, gula, asam jawa, daun salam dan disangrai sampai kekuningan dan bau harum.

Semua jenis makanan tersebut diletakkan dalam wadah yang umum dan sederhana yaitu lengkong terbuat dari pelepah pisang dan dirakit menjadi persegi empat dengan penguat dan pengikat bilah-bilah bambu apus muda, namun ada yang lebih unik lagi berupa Tenong yang terbuat dari ayaman bambu.

Sesajian yang berupa ambeng ini, menandakan betapa kekayaan warisan budaya leluhur bidang kuliner dan rempah-rempah yang masih melimpah.
Masyarakat menyadari betul bahwa sesungguhnya ambengan juga sebuah rangkaian doa syukur atas anugrah Kanjeng Gusti Allah SWT, yang berupa Rizki hasil bumi yang berlimpah dan hasil ternak unggas, khususnya ayam.

Jadi ambeng adalah serangkaian doa syukur yang tidak terlahir melalui kata-kata.
Ambengan tersebut dibuat dan disediakan oleh semua warga masyarakat, setelah dikumpulkan di tempat yang telah ditentukan serta diujupne (diikrarkan) pinisepuh dusun serta dibacakan doa oleh kiyai, ambeng diporak(dimakan bersama-sama).

Sedangkan malam nya ada tayub disudut kampung/dusun, berupa pentas seni Campur Sari, yaitu berupa nyanyi(tembang atau gending) diiringi musik gamelan(seperangkat musik tradisional Jawa yang berbasis logam, dan ini merupakan wujud dan bentuk keahlian orang Nusantara Jawa yang memiliki teknologi tentang logam yang hebat, tinggi luar biasa ‘adi luhung’ sebagai pengiring penyanyi yang disebut ledek (menyanyi dan menari) para penonton bisa pesan lagu dan ikut berjoget atau menari yang populer bernama ‘bekso’ bersama dengan para ledek yang ada di panggung tempat pagelaran.
Tayuban ini sesungguhnya juga sebuah rangkaian doa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT berupa kesehatan.

Gending (tembang, lagu-lagu yang jawa kuno antara lain: tembang maskumambang, mijil sinom, asmarandono, dan lainnya, sampai pucung itu semua berisikan filosofi hidup orang Jawa ‘sangkan paraning dumadi’ ciptaan para Wali Songgo sebagai ulama Islam Nusantara), gerakan dalam bekso (tarian/joget) adalah gerakan olah raga senam tradisional rakyat secara masal dan gerak indah beladiri untuk pertahanan diri dan menjaga keamanan masyarakat.
Jadi gerakan dalam tarian ‘beksan’ adalah dalam rangka agar badan tetap sehat dan penuh kewaspadaan.

Namun dalam perkembangan nya juga memasukkan hal-hal baru yang lagi diminati masyarakat saat ini misalnya: lagu dan musik dangdut, gerakan tari-tarian yang lain, semisal ‘goyang ngebor’ sang legendaris Inul.

Selain itu tayuban adalah hiburan rakyat yang masih mempunyai tempat di hati masyarakat hampir di seluruh lapisan masyarakat, laki-laki, perempuan dari usia anak-anak sampai orang dewasa juga lanjut usia, ditengah-tengah gempuran ombak, bahkan ‘gelombang besar’ budaya asing, yang menonjol saat ini adalah ‘arabisasi’ dengan membonceng jargon-jargon agama.

Tayub juga sebagai wahana atau sarana berkumpulnya semua warga dusun, saling bertemu, bertegur sapa, bercengkerama, dan bersuka-ria, sehingga ikatan kekeluargaan se-dusun bisa berlangsung dari generasi ke generasi.

Intinya bersih dusun adalah upaya untuk meminta keselamatan dan keberkahan, kepada Kanjeng Gusti Allah SWT atas semu anugerahNYA, selama setahun ini.

Bersih Dusun yang dilakukan oleh warga masyarakat Dsn. Krembangan Desa Kepung Kec Kepung Kab Kediri, adalah salah satu upaya untuk nguri-uri (melestarikan dan meneruskan kepada generasi penerus) secara mandiri yang dibiayai dari, oleh dan untuk masyarakat sendiri dengan penuh kesadaran bersama, agar tinggalan dan warisan nya para leluhur bangsa Indonesia atau Nusantara, yang sudah bertahun-tahun yang lalu.

Semoga dengan kegiatan BERSIH DUSUN, ini masyarakat Dusun Krembangan, mendapatkan keselamatan dari Kanjeng Gusti Allah SWT, selamat lahir batin, berkah semuanya, dan lestari tinggalan para leluhurnya.
Nur Habib, mengabarkan.