Ganesha Simbol Kabupaten Kediri  Bulan Suro ini Dimandikan. Ada Apa?

Kediri-menaramadinah.com-Arca Ganesha yang merupakan simbol Pemerintah Kabupaten Kediri pada bulan Syuro ini di adakan ritual  siraman kembang setaman. Agenda ritual ini dilangsungkan di Situs Ndalem Pojok Persada  Soekarno Ds. Pojok Kec. Wates Kab. Kediri. Kamis Pon, 25 Agustus 2022.

 

Sebelum prosesi jamasaan malamnya diadakan mocopatan banjaran Bung Karno  yang mengisahkan sejarah Bung Karno dari lahir sampai meninggalnya. Mocopat ini juga dihadiri beberapa sesepuh dari Blitar.

“Tadi malam bersama beberapa sesepuh dari Blitar kita mengadakan mocopatan pagi ini kita adakan jamasan pusaka leluhur Ndalem Pojok dan siraman kembang setaman,” aku Ki Bukori sesepuh Desa Pojok.

Siraman kembang setaman untuk acra ganesha ini tepat dilaksanakan pada hari Kamis Pon yang juga bertepatan dengan hari lahir sang Proklamator.

“Dahulu tahun 2015 Arca Ganhesa ini ditemukan pada 10.00 Wib  pada hari Kamis Pon pas hari kelahiran Bung Karno, malamnya juga ada mocopat kelahiran Bung Karno. Maka hari ini kita mengadakan siraman kembang setaman arca ganesha juga hari kamis pon sekarang ini,” kata Kushartono Ketua Harian Persada Sukarno.

Usai ritual siraman untuk arca Ganesha agenda kegiatan di Situs Ndalem Pojok dilanjutkan dengan jamasan pusaka leluhur.

“Hari ini bersamaan, setelah siraman ganesha kita lanjutkan jamasan pusaka Ndalem Pojok. Ada puluhan pusaka dan malam ini ditutup dengan doa dan selamatan.

Ganesha merupakan lambang pemerimtah Kabupaten Kediri sebagai simbol ilmu pengetahuan, kebijaksanaan dan  kearifan. Bagi Ndalem Pojok  ditemukannya arca ganesha di kawasan situs Persada Sukarno Kediri memiliki makna tersendiri.

“Pemerintah Kabupaten Kediri ini simbolnya kan ganesha dan ganesha dikenal sebagai dewa pengetahuan, lambang kecerdasan, penghalau segala rintangan, dan pemberi kesejahteraan serta kebijaksanaan. Kami ingin Kabupaten Kediri khususnya Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno bisa menjadi tempat bagi generasi muda belajar sejarah, kebangsaan dan cinta tanah air Indonesia. Sebagaimana harapan Ketua Yayasan Bung Karno Mas Guruh Sukarno. Semoga harapan ini bisa terwujud maka untuk itulah simbol Kediri ini harus kita mulyakan diantara perlu kita adakan ritual mandi pada bulan Syuro ini,” pungkas Pria yang juga Ketua DPC Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia ini.* surya