Jejak Leluhur – Masjid Peninggalan Pangeran Pesayangan Dihilangkan Kesejarahannya

Cirebon-menaramadinah.com-Dalam perkembangan sejarah Islam di negeri ini, Cirebon merupakan salah satu kota yang cukup terkenal.

Diantaranya Jalan Karanggetas yang mempunyai kisah pengembaraan Syekh Magelung Sakti namun tidak sampai disitu ternyata masih banyak lagi sejarah di kawasan tersebut dari kisah Pangeran Panjunan, Ki Gede Pandesan, Jagabayan juga Pangeran Pekarungan.

Dikawasan tersebut tepatnya di Rw 04 Kelurahan Panjunan ada salah satu masjid peninggalan dari Pangeran Pesayangan, masjid tersebut bernama Masjid Baiturrohim dahulu bernama Masjid Pesayangan namun sayang sekitar tahun 1970 bangunan tersebut direhab total bertepatan dengan pelebaran Jalan Karanggetas yang dahulu bentuk masjid tersebut mirip dengan masjid merah panjunan.

Bahkan di depan masjid terdapat 12 makam yang sekarang makam tersebut dipindahkan di komplek makam Pangeran Pekarungan, Ungkap ( Yusuf ) salah satu imam Masjid tersebut.

“Ya sebuah kebodohan bahwa masjid yang asli direhab total dan makamnya dipindah. Yang rehab tidak ngerti sejarah. Saya dengan menghilangkan jejak sejarah, “ujar Solihin warga Cirebon.

Siapakah Pangeran Pesayangan tersebut, konon beliau merupakan salah satu pendamping sekaligus yang membantu dakwah Syekh Syarief Hidayatullah (Sunan Gunung Jati) yang datang ke tanah jawa bersama Pangeran Panjunan, dan keberadaan makam Pangeran Pesayangan terletak di daerah Mundu Kecamatan Banjarwangunan tepatnya di blok Pesayangan tidak jauh dari makam Ki Lobama. (hsn)