
Mercedes-Benz Tiger Club Indonesia, melakukan kegiatan “MTC Ina Sunrise of Java Tour 2022” tanggal 22- 26 Juni 2022 di Banyuwangi.
Salah satu destinasi budaya yang dikunjungi adalah Sanggar Genjah Arum desa Kemiren kecamatan Glagah Banyuwangi yang terkenal dengan pelestarian seni tradisi adat Osing pada Jumat malam 24/6/2022.
Ketua MTC Ina, Erwin Princen Sihite menyampaikan, rombongan dengan 16 mobil Mercedes – Benz ini berasal dari berbagai kota di Indonesia.
Hujan tiba2 turun deras sebelum rombongan MTC Ina tiba menjadikan suhu udara menjadi dingin. Sesaat hujan reda, rombongan tiba disambut dengan Barong.
Usai makan malam, ngopi serta menikmati kudapan khas Osing, kini saatnya rombongan menikmati sajian Tari Jakripah karya koreograper Subari Sufyan dengan properti utamanya Barong. Usai aku ceritakan cerita Pertarungan Jakripah Barong dan Paman Iris, disusul musik rancak gerakan dinamis ditunjang kostum gemerlap dua penari wanita itu sangat memukau para konglomerat termasuk presenter – host Edwin Bejo malam itu.
“Jakripah gadis cantik dan sakti kehilangan hewan piaraannya berupa barong yang diberi nama Barong Sinar Udara.Ia mencari ke mana-mana. Dalam perjalanan ia bertemu Tambur, Layar, Kemudi. Disusul kemudian datanglah pemuda tampan bernama Paman Iris di antara mereka.
Kepada mereka Jakripah berjanji siapapun yang bisa menemukan barongnya, ia bersedia menjadi istrinya.
Paman Iris yang sakti itu ternyata bisa menemukan Barong Sinar Udara.Ketika Paman Iris menagih janji, Jakripah menolak dan bahkan minta Paman Iris bertarung melawan barong. Betapa hancur hati Jakripah melihat barongnya mati di tangan Paman Iris.
Jakripah merayu Paman Iris agar menghidupkan kembali barongnya dan berjanji jika barong bisa hidup lagi, ia siap diperistri Paman Iris.
Namun betapa terkejutnya Paman Iris saat Barong Sinar Udara bisa ia hidupkan kembali tetapi Jakripah mengingkari janjinya dan bahkan menantang adu kesaktian duel berdua walau sebenarnya Jakripah punya rasa cinta pada Paman Iris tetapi ia memilih Barong sebagai sumber kekuatannya.
Duel perang adu mantra dan kanuragan yang dasyat terjadi, Paman Iris menunjukkan titik apesnya demi cintanya pada Jakripah dan ia tewas, raganya dimakan oleh Barong Sinar Udara jiwanya menyatu dengan Jakripah”
Barong dianggap “pengeja wantahan” nenek moyang mereka, itulah sebabnya
barong mempunyai peran penting dalam beberapa upacara tradisi di sini.
“Kami benar2 menikmati sajian kopi, kuliner, tari maupun musik nuansa Osing di sini yang tidak pernah kami dapatkan di tempat lain”, ucap Princen bangga.
(By Aekanu – Kiling Osing Banyuwangi)
