Pasuruan – menaramadinah.com : Nasib naas menimpa suami istri. Ubaidillah (57) Kasun Wuku, Desa Mendalan, Kecamatan Winongan dan istrinya Narianah (40), kedua tewas usai mengalami kecelakaan di Raya Gondangwetan–Winongan tempatnya di Desa Mendalan, Kecamatan Winongan, Senin (27/04).
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, kecelakaan terjadi saat motor Yamaha Mio Nopol N 6112 TBZ dikendarai Kasun mau belok ke arah rumahnya. tertabrak motor dari arah berlawanan. Akibatnya, dia istrinya yang dibonceng sempat terseret hingga 20 meter dan akhirnya meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Saat tepat di dusun Kletek Lor, Ubaidillah yang berboncengan dengan istrinya, berjalan melambat dan hendak berbelok ke utara. Kondisi motor yang sudah berbelok dan masuk ke jalur sebaliknya langsung tertabrak motor Vixion nopol N 6404 XD yang dikendarai oleh Hotmil (17), dan berboncengan dengan Sofyan (18), keduanya warga Sebalong, Nguling.
Pengendara Vixion melaju kencang akibatnya terjadilah tabrakan. Bahkan Vixion sempat menyeret motor Mio sejauh 20 meter.
Sofyan, 18 yang dibonceng di motor Vixion mengatakan kaget saat tahu motornya menabrak. “Saya sempat pingsan dan waktu sadar kondisi masih sepi gak ada orang. Saya lihat ketiga orang termasuk teman saya sudah tidak sadarkan diri. Teman saya bahkan keluar darah di mulutnya,” ujarnya.
Sayangnya Ubaidillah, pengendara motor Mio yang juga kasun di Desa Mendalan sudah meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan istrinya, kendati tidak sadarkan diri namun saat dibawa ke RSUD bangil meninggal di perjalanan.
Suparno, salah satu perangkat Desa Winongan yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, Ubadillah rutin mengantarkan istrinya berobat ke Puskesmas Winongan setiap Senin dan Kamis. Biasanya mereka kontrol sakit diabet. Nah, Senin pagi sebelum kecelakaan, mereka juga baru dari berobat. (aza)
