Bupati Jember : ASN Wajib Kampanyekan Hasil Pembangunan Yang Sudah Diraih Selama 4 Tahun

Jember – Menaramadinah.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember wajib mengkampanyekan pembangunan dan hasil pembangunan yang telah diraih Jember selama empat tahun terakhir sebelum pemutakhitan Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Kamis 12 Maret 2020.

“Saudara semua yang hadir di sini wajib bekampanye, bukan kampanye politik tetapi berkampanye soal pembangunan dan hasil pembangunan yang diraih Jember,” kata Bupati Jember dr. Faida saat membuka acara Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan RKPD di Pendopo Wahyawibawagraha.

Menurut Faida, rancangan akhir RKPD dan pemuktahiran RKPD, dapat dicapai bila memenuhi empat kriteria. Pertama, menyelaraskan program dan kegiatan pemerintah daerah dengan usulan dari musrenbang kecamatan. Kedua, penajaman indikator serta target kinerja. Ketiga, optimalisasi dan sinergi pelaksanaan prioritas dan keempat adalah penetapan kegiatan prioritas.

Faida mengingatkan, ASN yang ada di lingkungan pemda harus fokus pada pembangunan dan program pembangunan yang sudah ditetapkan lewat visi dan misi bupati dan wakilnya. “Sangat tidak elok apabila saudara terlihat oleh publik, kedapatan mendukung salah satu calon entah itu incumben atau calon lain,” ujar Faida.

Faida menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember mengalami kenaikan menjadi 5,31 dari tahun sebelumnya 5,23. Faktor pendukung utama pertumbuhan ekonomi ialah sektor pengolahan. Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur (5,25) dan tingkat Nasional (5,02).

Index pembangunan manusia Jember menjadi 66,21 (imp rpjmd). Tingkat pengangguran tahun 2019, 3,8 % dari tahun 2018 4,9%, atau 48.278 orang dari tahun kemarin 5.179 orang. Tingkat kemiskinan, tahun 2019, 9,5 % tahun kemarin 9,98 % atau turun 16,35 ribu orang.

Bidang kesehatan menunjukkan raport merah. AKB meningkat dari angka 5 menjadi 12 per 1.000 kelahiran hidup. AKI meningkat dari 114 menjadi 174 per 1.000 kelahiran hidup. Penyebabnya banyak faktor, penyebabnya tidak langsung seperti masalah gizi, anemia, hipertensi dan kesadaran keluarga.

Bidang pendidikan, Angka Partisipasi Murni (APM) PAUD meningkat dari 79,23% tahun lalu menjadi 79,43%. Tingkat SD/MI  dari 82% menjadi 85%. Tingkat SMP/MTs 95% dari target tahun ini sebesar 94%.

Bidang pertanian, mengalami kenaikan produksi padi dan jagung dari tahun lalu, tahun 2019, padi 997 ribu ton tetapi masih dibawah target sebesar 1.075 ton. Data dari kementan kemarin Kabupaten Jember sanggup memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.

Pendapatan perkapita mengalami kenaikan, tahun ini (2019) 31.515,59 dari 29.627,61 tahun lalu. Terhadap hasil tersebut Faida menekankan bahwa capaian itu adalah kerja bareng antar OPD. “Itu tadi capaian Kabupaten Jember, maka kegagalan capaian itu kegagalan bersama dan keberhasilan capaian itu juga keberhasilan bersama,” tegas Faida. (HRL/Bas).