
Jakarta-Konrlik dahsyat antara Warung Madura dam Anggota TNI AD berakhir damai. Usai diadakan mediasi bersama.
Kedua belah pihak sepakat menempuh jalur kekeluargaan, sebagaimana tertuang dalam surat pernyataan yang beredar di media sosial
Insiden tersebut terjadi di sebuah Warung Madura di Jalan Raya Kodam, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Ahad (3/5) sore, di kawasan dekat kompleks perumahan Angkatan Darat. Peristiwa bermula dari perselisihan terkait potongan administrasi pembayaran QRIS yang memicu cekcok antara pria berhelm putih dengan pemilik warung.
Keputusan damai ini pun menuai beragam tanggapan, mengingat tindakan kekerasan dan perusakan yang terjadi dinilai cukup serius.
Banyak pihak menilai penyelesaian hukum tetap diperlukan untuk memberikan efek jera, sementara lainnya memandang jalur kekeluargaan sebagai langkah terbaik untuk meredam konflik berkepanjangan antara Suku Madura dan Papua.
Konflik antara Warung Madura dan anggota TNI AD asal Papua berakhir damai bisa saling menguntungkan. Yaitu terwujudnya citra baik Warung Madura dan TNI AD.
Husnu Mufid
