
JEPARA – Persija Jakarta sukses membawa pulang tiga poin berharga usai menaklukkan tuan rumah Persijap Jepara dengan skor 2-0 dalam lanjutan pekan ke-31 Super League 2025/2026.
Laga yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin (4/5/2026) malam, berjalan ketat dan penuh perjuangan, hingga gol-gol penentu baru lahir di babak kedua.
Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Macan Kemayoran di papan atas klasemen, sekaligus memperpanjang catatan manis mereka yang belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir.
Sejak peluit awal berbunyi, Persija langsung tampil agresif dan mendominasi penguasaan bola. Serangan demi serangan dilancarkan untuk mencari celah pertahanan Laskar Kalinyamat.
Peluang nyata pertama tercipta lewat aksi Sousa di sisi kiri kotak penalti. Tembakan mendatarnya masih bisa diamankan dengan mudah oleh kiper Persijap, Sendri Johansah. Tak lama kemudian, Rizky Ridho mengirim umpan lambung yang gagal dimanfaatkan Allano dengan baik, meski tembakan keduanya masih bisa ditahan Sendri.
Persijap tidak tinggal diam dan sempat mengancam lewat Iker Guarrotxena, namun penyelesaian akhirnya kurang mematikan. Jelang turun minum, Allano melakukan aksinya melewati dua pemain lawan sebelum mengirim crossing yang disambut sundulan keras Eksel Runtukahu. Sayangnya, bola masih bisa ditepis oleh Sendri, sehingga skor 0-0 bertahan hingga jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Kedua tim saling tekan, namun gawang masih tetap aman hingga menit ke-60-an.
Kebuntuan akhirnya terpecah pada menit ke-64. Muhammad Hannan menjadi pahlawan setelah memaksimalkan blunder pertahanan Wahyudi Hamisi. Ia dengan tenang menyelesaikan umpan dari sayap kanan dengan tembakan keras ke sudut atas gawang, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Persija.
Tertinggal, Persijap mencoba bangkit dan menekan. Mereka sempat mendapatkan peluang emas lewat tendangan bebas, namun eksekusinya masih bisa dimentahkan oleh kiper pengganti Persija, Cyrus Margono.
Di masa injury time, tepatnya saat laga hampir berakhir, Gustavo yang masuk sebagai pemain pengganti mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan panjang, ia berhasil melewati penjagaan bek lawan, mengecoh Sendri, dan dengan dingin menceploskan bola ke gawang kosong. Skor berubah menjadi 2-0 dan menjadi angka tetap hingga peluit panjang berbunyi.
-Konsistensi Persija: Kemenangan ini membuktikan kematangan skuad asuhan pelatih Persija. Mampu bermain sabar, menunggu kesalahan lawan, dan memanfaatkan peluang dengan efektif adalah kunci sukses mereka malam ini. Tren tidak terkalahkan selama 5 laga menunjukkan mentalitas tim yang sangat baik dan siap bersaing ketat di papan atas.
-Posisi Klasemen: Dengan hasil ini, Persija kini mengumpulkan 65 poin dan kokoh di peringkat ketiga, masih berada dalam jarak yang cukup dekat untuk memburu posisi teratas.
-Nasib Persijap: Di sisi lain, hasil ini membuat Persijap tetap tertahan di posisi ke-14 dengan 31 poin. Mereka masih berada di zona merah atau sangat dekat dengan zona degradasi, hanya terpaut sedikit dari tim di bawahnya, sehingga tekanan untuk bertahan di liga masih sangat besar.
Kemenangan 2-0 ini adalah bukti bahwa kerja keras, kesabaran, dan disiplin akan selalu membuahkan hasil. Persija membuktikan bahwa di setiap laga tandang, mereka datang bukan hanya untuk bermain, tapi untuk menang.
Susunan Pemain:
PERSIJAP JEPARA:
Sendri Johansah, Rahmat Hidayat (Buyung Lessy 76′), Diogo Brito, Tiri, Najeeb Yakubu, Wahyudi Hamisi (Adzikry Fadillah 76′), Borja Martinez, Rendi Saepul (Dicky Kurniawan 46′), Borja Herrera (Aly Ndom 76′), Alexis Gomez, Iker Guarrotxena
PERSIJA JAKARTA:
Andritany Ardhiyasa (Cyrus Margono 88′), Paulo Ricardo, Allano (Jean Mota 76′), Shyane Pattynama, Rizky Ridho, Alaedine Ajaray, Sousa, Muhammad Hannan, Bruno Tubaro, Eksel Runtukahu (Gustavo 46′).*Imam Kusnin Ahmad*
