Mahasiswa S2 Dikdas FKIP UNUSA Berbagi Ilmu Perkembangan Motorik Anak di KB RA Al Karim Surabaya

Surabaya — Mahasiswa Program Studi S2 Pendidikan Dasar FKIP Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) menggelar kegiatan Sharing Session bertema “Pengembangan Motorik Masa Bayi: Keajaiban Tumbuh Kembang dari Kandungan hingga Penjelajah Cilik” di KB RA Al Karim Surabaya, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam berbagi pengetahuan dan memperkuat literasi pendidikan anak usia dini di lingkungan masyarakat.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Norma Hidayatussholikhah, S.Pd, mahasiswa S2 Dikdas FKIP UNUSA, yang memaparkan pentingnya memahami perkembangan motorik anak sejak masa dalam kandungan hingga tahap awal kehidupan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa perkembangan motorik merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan fisik, kognitif, dan sosial anak.

Menurutnya, stimulasi yang tepat sejak dini akan membantu anak mengembangkan berbagai kemampuan gerak dasar, seperti berguling, merangkak, berjalan, hingga mulai aktif mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, peran orang tua dan pendidik sangat penting dalam memberikan rangsangan yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak.

Kegiatan sharing session berlangsung interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab bersama para guru serta orang tua yang hadir. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan selama kegiatan berlangsung.

Berdasarkan hasil angket evaluasi yang dibagikan kepada peserta, kegiatan ini mendapatkan respon yang sangat positif. Mayoritas peserta menyatakan bahwa materi tentang perkembangan motorik pada masa bayi disampaikan secara jelas dan mudah dipahami. Contoh-contoh yang diberikan oleh narasumber juga dinilai sangat membantu dalam memahami konsep perkembangan anak.

Selain itu, peserta menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan guru PAUD. Media presentasi yang digunakan dinilai menarik dan mudah diikuti, sehingga informasi yang disampaikan dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.

Tidak hanya itu, para peserta juga mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan memberikan manfaat besar bagi guru dalam memahami perkembangan anak secara lebih komprehensif. Banyak peserta yang menyatakan tertarik untuk mempelajari lebih lanjut mengenai perkembangan motorik anak.

Secara umum, hasil angket menunjukkan bahwa topik perkembangan anak menjadi materi yang paling menarik bagi peserta. Di akhir kegiatan, para peserta juga memberikan apresiasi serta saran positif kepada narasumber agar terus semangat dalam berbagi ilmu dan mengembangkan kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi dunia pendidikan.

Melalui kegiatan ini diharapkan para guru dan orang tua semakin memahami pentingnya stimulasi perkembangan motorik sejak dini, sehingga dapat memberikan pendampingan yang tepat dalam mendukung proses tumbuh kembang anak secara optimal.