
Prof. Mahmud Mustain
(Teknik Kelautan ITS, Waketum PP Serikat Nelayan NU)
Ketika melafalkan rangkaian kata Teknologi dan Kelautan, maka pertama yang terbayang adalah apa saja yang ada di laut yang terhubung dengan Teknologi. Ontologi teknologi kelautan adalah studi tentang hakikat dan eksistensi teknologi kelautan. Dalam konteks ini, teknologi kelautan dapat dipahami sebagai suatu entitas yang memiliki struktur, fungsi, dan hubungan dengan lingkungan sekitarnya.
QS Yā Sīn (36): 41 mensinyalir tentang bagian dari Teknologi Kelautan, yakni:
وَآيَةٌ لَّهُمْ أَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ
Arti:
“Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam kapal yang penuh muatan.”
Tafsir ayat ini menunjuk pada kapal Nabi Nuh sebagai sarana keselamatan manusia dari banjir besar. “Keturunan mereka” berarti leluhur manusia, karena manusia sekarang adalah keturunan orang-orang yang selamat di kapal itu. Kapal menjadi tanda kekuasaan Allah sekaligus awal teknologi pelayaran yang memungkinkan manusia mengarungi lautan.
HR. Abu Dawud,
“Barangsiapa yang berlayar di laut, maka ia seperti orang yang berjuang di jalan Allah.”
Artinya hadits ini menunjukkan bahwa berlayar di laut adalah suatu bentuk perjuangan yang mulia, dan orang yang berlayar di laut akan mendapatkan pahala seperti orang yang berjuang di jalan Allah. Hal ini memberikan makna bahwa berlayar di laut pasti memerlukan teknologi, setidaknya teknologi pelayaran.
Teknologi kelautan memiliki struktur yang kompleks, yang terdiri dari beberapa komponen, yaitu:
1. Komponen Fisik: komponen fisik teknologi kelautan, seperti kapal, peralatan, dan infrastruktur.
2. Komponen Non-Fisik: komponen non-fisik teknologi kelautan, seperti perangkat lunak, algoritma, dan pengetahuan.
3. Komponen Sosial: komponen sosial teknologi kelautan, seperti manusia, organisasi, dan institusi.
Fungsi Teknologi Kelautan meliputi beberapa macam, yaitu:
1. Eksplorasi: teknologi kelautan digunakan untuk eksplorasi sumber daya laut, seperti minyak, gas, dan mineral.
2. Pemanfaatan: teknologi kelautan digunakan untuk memanfaatkan sumber daya laut, seperti perikanan, pariwisata, dan energi terbarukan.
3. Pengawasan: teknologi kelautan digunakan untuk pengawasan lingkungan laut, seperti pemantauan polusi dan perubahan iklim.
Hubungan Teknologi Kelautan dengan Lingkungan sekitarnya memiliki bentuk yang komplek juga, yakni:
1. Interaksi dengan Alam: teknologi kelautan berinteraksi dengan alam, seperti laut, pantai, dan ekosistem laut.
2. Dampak Lingkungan: teknologi kelautan dapat memiliki dampak lingkungan, seperti polusi, kerusakan habitat, dan perubahan iklim.
3. Ketergantungan pada Lingkungan: teknologi kelautan tergantung pada lingkungan, seperti ketersediaan sumber daya laut dan kondisi lingkungan.
Implikasi Ontologis dari teknologi kelautan adalah bahwa kita perlu memahami teknologi kelautan sebagai suatu entitas yang memiliki hakikat sendiri. Kita perlu mempertimbangkan dampak teknologi kelautan terhadap lingkungan laut dan ekosistemnya, serta mempertimbangkan tanggung jawab kita sebagai manusia dalam mengembangkan dan menggunakan teknologi kelautan.
Dengan demikian, kita dapat mengembangkan teknologi kelautan yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Secara umum demi kemaslahatan umat. Semoga bisa demikian aamiin.
Artikel ini berupa sintesis dari berbagai konsep dan ide tentang teknologi kelautan dan ontologi. Namun, jika kita ingin mencari referensi lebih lanjut, kamu bisa coba baca:
1. Buku-buku tentang filsafat teknologi, seperti “The Question Concerning Technology” oleh Martin Heidegger.
2. Artikel-artikel jurnal tentang teknologi kelautan dan ontologi, seperti “Journal of Maritime Research” atau “Philosophy & Technology”
3. Laporan penelitian tentang teknologi kelautan dan dampaknya terhadap lingkungan, seperti laporan oleh International Maritime Organization (IMO) atau National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA)
Semoga manfaat barokah selamat dunia sampai akhirat aamiin.
Surabaya,
17 Sya’ban 1447
atau
04 Februari 2026
m.mustain (Modifief AI, 2026)
