Kisah Inspiratif Arya Singgih Adi Wijaya : Ingin Bahagiakan Orang Tua Lewat Al Qur’an

 

Kali ini kita akan berkenalan dengan Ananda kita dari PonPes ASSALAFI ALFITHRAH LAMONGAN yang memiliki kisah inspiratif. Yuk kita simak kisahnya ! Berikut ini :

ARYA SINGGIH panggilan akrab Singgih adalah anak kedua dari dua bersaudara. Ia merupakan siswa kelas 3 SD yang terinspirasi dari Kakaknya,sepupunya dan juga pakdenya, yang merupakan Alumni ponpes Langitan. Sejak saat itu, SINGGIH mulai tertarik di bidang TILAWAH ALQUR’AN.Terlebih, Orang tua SINGGIH juga mendidik anak-anaknya untuk dapat mencintai Al-Qur’an. Dengan demikian,SINGGIH memiliki dukungan penuh dari kedua orang tua.
SINGGIH mulai ikut serta dalam kegiatan TPQ sejak umur 5 tahun. Tepatnya Ketika ia duduk di kelas PAUD. Semangat belajarnya sangat tinggi. Ditambah lagi di tanggal 01-februari 2026 kemaren dengan lancar tampil sukses di acara IMTIHAN NIHA’I di POnPES assalafi Alfithrah Lamongan,ia memiliki jiwa kompetitif yang kuat. Dewan guru ponpes dan Orang tua Singgih juga pada akhirnya semakin semangat dalam melatih dan mendampingi Singgih dalam mendalami ilmu Al-Qur’an.
Mengikuti TPQ METODE YANBUA sejak Usia Dini

SINGGIH pertama kali mengikuti cabang Tartil Al-Qur’an saat usia dini. Baginya, belajar Al-Qur’an bukanlah sebuah kompetisi dengan orang lain melainkan dengan diri sendiri.

Seiring dengan berjalannya waktu,Singgih mulai belajar menjaga Tilawah Al-Qur’an.Singgih bercita-cita menjadi penghafal Alqur’an sampai dengan 30 Juz secara MUTQIN.

“Saya berharap bisa menyelesaikan hafalan saya sampai 30 Juz dan terus membanggakan orang tua,” ungkap Singgih
Singgih adalah satu dari sekian banyak contoh anak bangsa yang perlu terus kita dukung dalam meraih kesuksesan sejak dini.Mari kita terus dukung anak Indonesia dalam berjuang meraih mimpi. Terima kasih atas doa dan dukungan semua keluarga.

Semoga kisah Singgih ini dapat menjadi salah satu penyemangat anak bangsa.!