
MALANG–Acara serah terima jabatan (Sertijab) Panglima Atraksi Pencak Silat Militer, menjadi lebih meriah dengan kemunculan atraksi Pencak Silat Militer (PSM) yang diperagakan oleh prajurit Divif 2 Kostrad. Penampilan mereka yang memukau berhasil mendapatkan apresiasi hangat dari seluruh penonton dan tamu undangan yang hadir, sekaligus menunjukkan jati diri prajurit Kostrad yang profesional dan tangguh.
Dalam keterangan resmi yang diterima dari Pendivif 2 Kostrad, dijelaskan bahwa atraksi PSM yang ditampilkan merupakan kombinasi unik antara seni bela diri tradisional Indonesia dengan teknik pertempuran modern khas militer.
Setiap gerakan yang diperagakan dirancang dengan cermat untuk mencerminkan karakteristik prajurit Kostrad.
“Gerakan yang tegas, disiplin, dan sarat nilai tempur mencerminkan jati diri prajurit Kostrad yang profesional, tangguh, serta senantiasa siap menghadapi berbagai bentuk tantangan tugas. Setiap rangkaian jurus ditampilkan dengan presisi tinggi,” demikian bunyi keterangan resmi dari Pendivif 2 Kostrad.
Perkembangan PSM di lingkungan Divif 2 Kostrad juga disebutkan mengalami kemajuan yang sangat pesat. Hal ini terlihat dari kualitas penampilan yang semakin matang, terstruktur, dan efektif sebagai bagian dari bekal kemampuan bela diri bagi setiap prajurit.
Selain sebagai bentuk seni bela diri, PSM juga dijadikan sebagai sarana untuk membangun karakter, kedisiplinan, serta rasa kebersamaan di antara anggota pasukan.
“Semoga di momentum Sertijab Pangdivif 2 Kostrad ini semakin bermakna dengan hadirnya PSM sebagai simbol kesinambungan tradisi, semangat juang, dan loyalitas prajurit,” tambah keterangan dari Pendivif 2 Kostrad.
Pada acara sertijab tersebut, jabatan Panglima Divisi 2 Kostrad resmi berganti tangan. Mayjen TNI Susilo yang telah menjabat sebelumnya menyerahkan amanah kepada Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun.
Acara yang berlangsung di Lapangan Sapta Marga Madivif 2 Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang, juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan keluarga besar Kostrad.
Kehadiran atraksi Pencak Silat Militer tidak hanya menghiasi acara resmi tersebut, tetapi juga menjadi bentuk perwujudan warisan budaya dan semangat militer yang terus dijaga oleh Kostrad.
Melalui penampilan yang mengesankan ini, prajurit Divif 2 Kostrad menunjukkan bahwa mereka tidak hanya memiliki kemampuan tempur yang handal, tetapi juga menghargai dan melestarikan kekayaan budaya bangsa.
Semoga dengan kepemimpinan baru yang diemban oleh Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, tradisi dan nilai-nilai luhur yang menjadi ciri khas Divif 2 Kostrad akan terus dilestarikan dan dikembangkan untuk kemajuan pasukan dan negara.*Imam Kusnin Ahmad*
