
7
NEW YORK-Pada malam 31 Desember 2025, pelantikan walikota New York baru berlangsung di bekas stasiun kereta bawah tanah City Hall yang telah ditutup sejak akhir Perang Dunia II.
Stasiun yang dibangun awal tahun 1900-an ini menyaksikan Zohran Mamdani resmi menjabat sebagai pemimpin kota terbesar Amerika Serikat, dengan hanya kurang dari 50 tamu undangan yang hadir.
*Lokasi Bersejarah yang Terbengkalai*
Stasiun City Hall merupakan salah satu stasiun paling awal di New York. Diresmikan pada 27 Oktober 1904 oleh walikota George McClellan, stasiun ini pernah dikenal dengan desainnya yang indah dan dianggap sebagai pencapaian teknik luar biasa. Namun, karena jalur rel yang melengkung dan struktur yang tidak dapat menampung kereta yang lebih besar, ia harus ditutup pada tahun 1945. Sejak itu, stasiun ini menjadi bagian dari museum transit dan simbol sistem transportasi umum yang menghubungkan berbagai lapisan masyarakat.
*Momen Sejarah untuk Komunitas Muslim dan Imigran*
Zohran Mamdani (34 tahun) menjadi walikota New York pertama yang berasal dari kalangan Muslim dan keturunan Asia Selatan, sekaligus orang pertama yang lahir di Afrika. Ia lahir di Uganda dari orang tua imigran India dan menjadi warga negara Amerika pada tahun 2018.
Dalam upacara pelantikan, ia mengucapkan sumpah jabatan dengan meletakkan tangan di atas tiga mushaf Al-Qur’an—dua milik keluarga dan satu lagi yang pernah dimiliki oleh sejarawan kulit hitam Arturo Schomburg, dipinjamkan dari Perpustakaan Umum New York. Hadirin termasuk keluarga dekat dan Jaksa Agung New York Letitia James yang memimpin pembacaan sumpah jabatan.
Setelah acara tertutup, ia mengikuti upacara terbuka pada 1 Januari 2026 di luar Balai Kota, yang dipimpin oleh Senator Vermont Bernie Sanders dan dihadiri oleh tokoh penting seperti anggota Kongres Alexandria Ocasio-Cortez. Mamdani memenangkan pemilihan pada 4 November 2025 dengan mengalahkan bekas gubernur Andrew Cuomo dan calon Partai Republik Curtis Sliwa.
*Janji Kebijakan untuk Kesejahteraan Masyarakat*
Sebagai sosok progresif, Mamdani berjanji menyediakan layanan bus gratis, memperluas akses perawatan anak universal, membangun toko kelontong milik kota, serta memperluas pasokan tempat tinggal terjangkau. Ia juga akan meningkatkan upah minimum kota hingga 30 dolar AS per jam pada tahun 2030. Tak lama setelah dilantik, ia mengumumkan kebijakan awal fokus pada sektor perumahan, termasuk penguatan perlindungan penyewa dan percepatan pembangunan rumah terjangkau.
Pelantikan di stasiun yang pernah terbengkalai menunjukkan bahwa kepemimpinan dapat tumbuh dari akar masyarakat dan menghargai sejarah. Semoga visi Mamdani untuk membangun New York yang lebih adil dan sejahtera dapat menjadi inspirasi bagi pemimpin di seluruh dunia, dengan pesan bahwa keberagaman adalah kekuatan dan setiap langkah kecil dapat menjadi awal perubahan luar biasa.*Imam Kusnin Ahmad*
