Kinerja Gemilang: Kejaksaan Agung dan Kementerian Pertahanan Pimpin Peringkat Kepuasan Publik.

JAKARTA–Lembaga Survei Timur Barat Research Center (TBRC) merilis hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap sejumlah kementerian/lembaga tinggi negara. Kejaksaan Agung dan Kementerian Pertahanan menjadi dua kementerian dengan kinerja terbaik, dengan tingkat kepuasan masing-masing 80,4% dan 77,1%.

Direktur TBRC, Zainal Abidin, menjelaskan bahwa tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Kejagung dan Kemeterian Pertahanan dipengaruhi oleh suksesnya lembaga tersebut dalam memberantas korupsi jaringan kelas mafia yang selama ini tidak tersentuh oleh hukum.

“Yang terbaru, Kejagung berhasil menyita hasil korupsi senilai 13 triliun dan penjualan CPO, kemudian penertiban tambang-tambang ilegal yang selama ini mengeruk keuntungan tanpa sepeser masuk ke kas negara,” ujar Zainal Abidin.

Sedang Kementerian Pertahanan, yang dipimpin oleh Jendral (Purn) Safrie Syamsuddin, berada di urutan kedua dengan tingkat kepuasan 77,1%.

Kemenhan dinilai berhasil mengembalikan penguasaan negara atas kawasan hutan yang dikuasai secara ilegal dan melakukan penagihan denda administratif.

Berikut adalah daftar 10 kementerian/lembaga dengan kinerja terbaik:

1. Kejaksaan Agung (80,4%)
2. Kementerian Pertahanan (77,1%)
3. Kementerian Luar Negeri (76,2%)
4. Kementerian Sekretaris Negara (75,6%)
5. Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi (74,7%)
6. Kementerian Sosial (74,2%)
7. Kementerian Koperasi (73,8%)
8. Kementerian Sekretaris Kabinet (73,7%)
9. Kementerian Keuangan (71,7%)
10. Kementerian Pertanian (71,6%)

Tingkat kepuasan masyarakat pada kinerja Presiden Prabowo mencapai 83,6%. Zainal Abidin mengatakan bahwa kinerja dari 10 kementerian/lembaga tersebut sangat dirasakan selama satu tahun ini dalam membantu presiden Prabowo untuk mewujudkan visi Indonesia maju dan pertumbuhan ekonomi di atas 8%.

Hasil survei ini menunjukkan bahwa pemerintah telah melakukan langkah-langkah yang signifikan dalam meningkatkan kinerja dan transparansi. Namun, masih ada ruang untuk perbaikan dan peningkatan. Mari kita terus mendukung dan mengawasi kinerja pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. “Kinerja yang baik bukanlah tujuan akhir, tapi awal dari perjalanan yang lebih panjang menuju kemajuan dan kesejahteraan bangsa.*Imam Kusnin Ahmad*