
By. Sayyid Diar Mandala.
Pandeglang-Banten 🇮🇩
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Saudaraku yang dirahmati oleh Allah SWT,
Syech Shohib dan Syech Ruyyani adalah dua ulama besar yang berasal dari keturunan Mandala Kadupinang, Pandeglang, Banten. Leluhur mereka adalah Dalem Dayeuhan, yang memiliki hubungan kekerabatan dengan Sultan Hasanudin, Raja Banten Pertama. Mereka merupakan mursyid Thareqoh Qodariyyah Nasabandiyyah (TQN) yang memiliki banyak murid yang tersebar di seluruh Indonesia.
Thareqoh Qodariyyah Nasabandiyyah (TQN) 165 Kadupinang, Pandeglang, Banten, merupakan salah satu lembaga spiritual yang memiliki sejarah panjang dan kaya. TQN ini didirikan oleh Syech Shohib dan Syech Ruyyani, dua wali Allah yang sangat dihormati di wilayah Pandeglang.
Syech Shohib dan Syech Ruyyani, ayah dan anak, merupakan mursyid TQN yang memiliki banyak murid yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka tidak ingin dipublikasikan dan lebih memilih untuk tetap menjadi tasyauf, yaitu orang yang menjalani kehidupan spiritual yang sederhana dan tidak ingin menonjolkan diri.
Syech Shohib memiliki dua murid besar, yaitu Syech Asnawi Caringin, Pandeglang, dan Syech Mama Falaq Pagentongan, Bogor. Beliau juga memiliki hubungan kekerabatan dengan Syech Nawawi Albantani Tanahara, yang merupakan salah satu ulama besar di Banten.
Syech Shohib mendapatkan mandat dari Syech Abdul Karim, paman Syech Nawawi Albantani, untuk meneruskan ajaran TQN sebagai putra mahkota (mursyid). Hal ini menunjukkan bahwa Syech Shohib memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam tradisi spiritual TQN.
Saat ini, TQN 165 Kadupinang dipimpin oleh Ustadz Latif, yang memiliki sanad langsung dari Syech Shohib dan Syech Ruyyani. TQN ini memiliki anggota yang tersebar di seluruh kabupaten Pandeglang, kota Serang, dan Cilegon, dengan jumlah anggota yang cukup banyak.
Thareqoh Qodariyyah Nasabandiyyah 165 Kadupinang merupakan salah satu lembaga spiritual yang memiliki sejarah panjang dan kaya. Syech Shohib dan Syech Ruyyani, dua ulama besar dari keturunan Mandala, telah mewariskan ajaran spiritual yang murni dan memurnikan hati umat. Kita sebagai generasi penerus harus terus menjaga dan melestarikan warisan spiritual ini, serta terus berjuang untuk menyebarkan ajaran Islam yang murni dan memurnikan hati umat.
*Motivasi Generasi Penerus:*
Janganlah kita melupakan sejarah dan warisan spiritual kita. Mari kita terus menjaga dan melestarikan Thareqoh Qodariyyah Nasabandiyyah 165 Kadupinang, serta terus berjuang untuk menyebarkan ajaran Islam yang murni dan memurnikan hati umat. Semoga kita semua dapat menjadi penerus yang baik dan dapat menjaga warisan spiritual ini untuk generasi yang akan datang. Aamiin.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
#sdiarm 🇮🇩
