Malam Bakti Santri 2025: Menag Apresiasi Dukungan Presiden dan Tegaskan Penguatan Pesantren.

JAKARTA–Menteri Agama Prof KH Nasaruddin Umar menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas perhatian nyata kepada dunia pesantren dalam sambutan Malam Bakti Santri untuk Negeri 2025 di TMII, Jakarta.

Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren dan berbagai program pemberdayaan santri mendapat sorotan khusus sebagai upaya pemerintah mengokohkan pesantren sebagai pusat inovasi dan pemberdayaan.

IAcara yang dihadiri keluarga besar Kemenag, ratusan santri, pengasuh pondok pesantren, dan para penerima beasiswa dari perguruan tinggi ternama menjadi momentum memperkuat komitmen pengembangan pesantren di Indonesia.

Menag Nasaruddin Umar mengapresiasi dukungan Presiden Prabowo atas berbagai program pesantren, termasuk pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren yang diharapkan mempercepat dan memperbaiki layanan negara kepada pesantren di seluruh Nusantara.

“Dengan pembentukan Ditjen Pesantren, layanan negara bagi pesantren jadi lebih cepat, tepat, dan berdampak,” katanya.

Hingga 2025, terdapat 42.369 pesantren dengan jutaan santri aktif yang menjadi ekosistem besar pembangunan manusia Indonesia.

Menag menegaskan, wajah baru pesantren bukan hanya pusat ilmu dan dakwah, tetapi juga pusat inovasi serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, didukung program sosial seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program unggulan Kemenag antara lain:Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang telah memberikan 7.973 beasiswa penuh dalam 20 tahun terakhir, dan lebih dari 5.000 alumni kini berkontribusi sebagai dokter, akademisi, dan penggerak sosial.

Kemandirian Ekonomi Pesantren melalui bantuan inkubasi bisnis senilai Rp499,55 miliar bagi 4.186 pesantren yang melahirkan 1.052 Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP).

Koperasi Pesantren sebanyak 2.347 unit yang berperan sebagai penggerak ekonomi umat di berbagai daerah.

Sebagai penutup yang mengingatkan pesan dan memberikan kesan kuat, Menag Nasaruddin Umar menyatakan:“Pada momen Hari Santri 2025 ini, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas keberpihakan nyata beliau kepada dunia pesantren,” kata Menag.

Di bawah kepemimpinan beliau, lanjut Menang,berbagai program yang menyentuh kepentingan pesantren terus mendapatkan penguatan, termasuk persetujuan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kemenag,” tegas Menang.

Pembentukan Ditjen Pesantren ini,lanjutnya amanah besar untuk memastikan layanan negara kepada pesantren semakin cepat, tepat, dan berdampak nyata.

Pesantren bukan hanya pusat ilmu dan dakwah, tetapi juga pusat inovasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kita harus memastikan santri tumbuh sehat, kuat, dan bersemangat dalam menuntut ilmu serta berkontribusi bagi bangsa ini.

“Saya berharap para santri menjadi cahaya bangsa yang tidak hanya menguasai kitab kuning, tapi juga teknologi, sains, dan bahasa dunia. Santri harus mampu membawa semangat pesantren ke ruang publik, dunia kerja, dan ranah internasional. Dari tangan para santrilah masa depan Indonesia akan ditulis.” pungkas Menang.*Imam Kusnin Ahmad*