
Oleh : Prof Mahmud Mustain, Guru Besar Teknik Kelsutan ITS.
Istighfar setelah salam sholat adalah amalan yang disunnahkan dalam Islam. Setidaknya ada sumber tentang istighfar setelah sholat:
1. *Hadits Riwayat Muslim*: Dari Thawus, dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Apabila imam mengucapkan ‘ghairil maghduubi ‘alaihim waladhdhaalliin’, maka ucapkanlah ‘Aamiin’… dan setelah salam, ucapkanlah ‘Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah’.” (HR. Muslim)
2. *Hadits Riwayat Ahmad*: Dari Abdullah bin ‘Amr, bahwa Rasulullah SAW apabila selesai sholat, beliau beristighfar tiga kali dan mengucapkan doa tertentu. (HR. Ahmad)
Istighfar setelah sholat dapat membantu membersihkan hati dan jiwa dari kesalahan dan dosa-dosa kecil. Dengan beristighfar, kita dapat meningkatkan kesadaran diri dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT (Meta AI).
Secara logika adalah sangat tidak mudah melakukan sholat dengan total mulai awal sampai akhir bisa khusu’ dan tuma’ninah atau konsentrasi sedang berdialog dengan Allah SWT. Selalu ada lepasnya konsentrasi dari bermuwajjahah atau sedang sowan berhadapan dengan Allah SWT. Di sinilah letak alasan kenapa setelah sholat persis disunnahkan ber-istighfar, yakni sebab belum/tidak bisa terus menerus konsentrasi dan khusu’ dalam sholat.
Ketika sangat berhati-hati maka muncullah ide mengistighfari istighfar. Hal ini bukan beralasan, sama halnya seperti membaca bacaan dalam sholat tetapi konsentrasi kita tidak bersamaan dengan bacaannya tersebut. Sehingga bukan tidak mungkin lisan beristighfar tetapi konsentrasi tidak dalam memohon ampun. Dengan demikian istighfar yang seperti ini yang perlu diistighfari. Mudah-mudahan kita bisa mengevaluasi diri.
Semoga manfaat barokah slamet aamiin.
🤲🤲🤲
Surabaya, 20 Shofar 1447 atau 14 Agustus 2025
m.mustain
