
Tanjungpinang, Kepulauan Riau – Kantor Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Tanjungpinang, yang terletak di Batu 9, menerima kunjungan silaturahmi dari Yayasan Satgas Bhakti Tuah Madani pada 13 Agustus 2025. Rombongan yang berjumlah tujuh orang, termasuk ketua dan penasehat yayasan, datang dari Batam dengan tujuan mempererat kerjasama dan menyatukan kekuatan dalam memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta melindungi Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal.
Kepala Dinas BP3MI, Kombes Polisi Imam Mariadi, menyambut baik kedatangan Satgas Bhakti Tuah Madani. Beliau menyampaikan rasa syukur atas kunjungan tersebut, yang diharapkan dapat memotivasi kedua belah pihak untuk terus berupaya mengatasi berbagai permasalahan terkait penempatan pekerja migran, terutama yang ilegal.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa bersilaturahmi dengan teman-teman dari Satgas Bhakti Tuah Madani. Ini menjadi motivasi bagi kita untuk bersama-sama menangani permasalahan TPPO dan PMI ilegal,” ujar Kombes Polisi Imam Mariadi.
Dalam sambutannya, Kombes Polisi Imam Mariadi juga menyoroti posisi strategis Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Kondisi ini, menurutnya, menjadi tantangan tersendiri karena tingginya potensi terjadinya TPPO dan PMI ilegal.
“Kepulauan Riau ini wilayah yang strategis, namun juga memiliki angka TPPO dan PMI ilegal yang cukup tinggi. Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua,” tambahnya.
Kombes Polisi Imam Mariadi juga menyampaikan apresiasi kepada Satgas Bhakti Tuah Madani atas komitmen dan kepeduliannya terhadap isu TPPO dan PMI ilegal. Ia berharap sinergi antara BP3MI dan Satgas Bhakti Tuah Madani dapat berjalan efektif dalam menekan angka TPPO dan PMI ilegal di Kepulauan Riau.
Ketua Yayasan Satgas Bhakti Tuah Madani, Arba Udin, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen yayasannya untuk membantu BP3MI dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat Kepulauan Riau dari ancaman TPPO dan PMI ilegal.
“Kami dari Yayasan Satgas Bhakti Tuah Madani yang berkantor di Bengkong, Batam, merasa terpanggil untuk bersilaturahmi dengan BP3MI di Tanjungpinang. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di Kepulauan Riau tidak menjadi korban TPPO atau PMI ilegal,” kata Arba Udin.
Arba Udin juga menambahkan bahwa Satgas Bhakti Tuah Madani siap bersinergi dengan BP3MI dalam memberikan informasi, melakukan sosialisasi, dan menangani permasalahan TPPO dan PMI ilegal secara komprehensif, mulai dari hulu hingga hilir.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara BP3MI dan Satgas Bhakti Tuah Madani, serta meningkatkan efektivitas kerjasama dalam memberantas TPPO dan melindungi PMI ilegal di Kepulauan Riau.
Kedua belah pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi yang intensif, berbagi informasi, dan melakukan koordinasi yang baik dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan TPPO serta perlindungan PMI.
Dengan sinergi yang kuat, diharapkan Kepulauan Riau dapat menjadi wilayah yang aman dan kondusif bagi pekerja migran, serta terbebas dari praktik TPPO yang merugikan.
