Hari Mangrove Dunia. Tanaman Penjaga Pantai

Pasuruan-menaramadinah.com-Hari Tanam mangrove dunia hari ini tanggal 26 Juli 2025 di tandai dengan menanam pohon mangrove,secara simbolis. Tanaman mangrove fungsi nya untuk mengatasi abrasi pantai di Pantai . Salah satunya di pantai Kedawang, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur ini mulai abrasi.
Apa yang harus dilakukan oleh masyarakat agar abrasi tidak terus meluas, ada beberapa kiat yang di lakukan oleh Subari pegiat lingkungan antara lain:
– menanam pohon mangrove di pinggiran pantai, -Membangun Tanggul Laut, Salah satu cara yang paling umum untuk mengatasi abrasi adalah dengan membangun tanggul laut. Tanggul laut berfungsi sebagai penghalang antara daratan dan lautan, sehingga dapat mengurangi dampak gelombang dan arus laut yang menggerus pantai.¹
– Penanaman Mangrove, Mangrove adalah tumbuhan yang tumbuh di daerah pasang surut dan memiliki akar yang kuat dan padat. Akar mangrove ini berfungsi sebagai penahan gelombang dan arus laut, sehingga dapat mengurangi abrasi. Contohnya, Kang Sobari telah melakukan penanaman pohon mangrove di Pantai Kedawang kecamatan Nguling kabupaten pasuruan, untuk mengatasi abrasi.²
– Program Konservasi Pantai, Program konservasi pantai merupakan upaya terpadu untuk menjaga kelestarian pantai dan ekosistem pesisir. Program ini melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah, masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat. Tujuannya adalah untuk mengurangi dampak abrasi, meningkatkan kualitas air laut, dan menjaga keanekaragaman hayati di wilayah pesisir.
– Pemecah Gelombang, Pemecah gelombang adalah struktur yang dibangun di laut untuk mengurangi kekuatan gelombang yang menghantam pantai. Pemecah gelombang air laut dapat berupa struktur yang terbuat dari Bambu, beton, batu, atau bahan lainnya.