Emanuel Cahyadi Tetap Gelar Kongres GMNI XXII dengan Megah Hingga Hari Ini Meski Ditolak dan Ada 5 Tuntutan GMNI Cabang Bandung

 

Bandung-menaramadinah.com-Meskipun ditolak GMNI Cabang Bandung dan mengajukan 5 tuntutan,  Kongres GMNI XXII tetap berlangsung   di Gedung Merdeka Bandung Jl. Asia Afrika 65 Kota Bandung dengan megah dan meriah hingga hari ini. Berikut ini laporan Pemred menaramadinah.com Husnu Mufid :

Acara Kongres dibuka dengan pertunjukan budaya yang sarat dengan  makna sarat dengan perjuangan. Yang ditampilkan Mojang Jajaka Cimahi 2024 dari Paskibraka SMPN 5 Bandung sebagai Duta Budaya.

Juga tampil Gemuruh Rampak Kendang dari Ranjani Production dan gerak Tari Jaipong dari siswa-siswi SMA Laboratorium Percontohan UPI Cibiru menghadirkan kekuatan kultural sebagai bentuk perlawanan yang hidup.

Tak ketinggalan dengan Suara lantang penuh semangat dari Paduan Suara SMA Kartika XIX-1 Bandung turut menggugah rasa nasionalisme peserta dengan lantunan lagu perjuangan.

Ditambah lagi dengan penampilan spesial dari tokoh muda Bung Yoel Ulimpa bikin   suasana suasana semakin hidup. Dikenal lewat orasi-orasi progresifnya.

ia berkata, agar pemuda tidak gentar menghadapi bentuk kolonialisme modern yang berwajah halus namun menindas.

Sedangkan  Ketua Umum DPP GMNI, Imanuel Cahyadi, mengatakan di kota kelahiran Marhaenisme ini, kita kobarkan kembali semangat Bung Karno! Lawan segala bentuk imperialisme dan kapitalisme yang merampas hak rakyat!.

Kongres GMNI XXII ini menegaskan bahwa perjuangan belum selesai. Di tengah dunia yang berubah cepat, GMNI kembali meneguhkan peran mahasiswa sebagai kekuatan moral dan ideologis bangsa. Dari Gedung Merdeka tempat Konferensi Asia Afrika dulu menggugah dunia  kini kembali bergema suara lantang.