
PARIS– Sebanyak 504 pasukan TNI tampil memukau dalam defile militer yang melintasi ikon kota Paris, Avenue des Champs-Élysées. pada Senin (14/7/2025).
Di barisan terdepan, kelompok marching band memimpin iring-iringan sambil mengibarkan bendera Indonesia dan Prancis. Setelahnya, tampil Tim Genderang Suling Canka Lokananta (GSCL) yang memainkan instrumen musik dengan semangat tinggi.
Lagu “Maju Tak Gentar” menggema mengiringi langkah para peserta parade. Formasi pasukan penutup terdiri dari prajurit berseragam loreng yang melangkah sambil membawa senjata.
Seluruh kontingen Indonesia memberikan hormat saat melewati Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Presiden Prabowo tampak membalas penghormatan kepada pasukan Indonesia yang melintas.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan apresiasi tinggi kepada para pasukan. Dalam keterangannya di Paris, ia mengatakan bahwa keikutsertaan TNI dalam Bastille Day merupakan simbol dari eratnya hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis.
“Ini bukan hanya parade, ini adalah momen diplomasi pertahanan yang menunjukkan bahwa Indonesia memiliki tentara profesional yang disegani dunia. Saya bangga melihat pasukan kita tampil luar biasa di panggung internasional,” ujar Sjafrie.
Penampilan ciamik kontingen Indonesia ini menjadi bagian penting dari diplomasi pertahanan yang terus diperkuat dalam era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Prancis dan Indonesia kini tengah menjajaki kerja sama di berbagai sektor strategis, termasuk pengembangan alutsista, pelatihan militer bersama, dan pertukaran perwira.
Sebagai negara satu-satunya dari Asia Tenggara yang tampil dalam parade tahun ini, Indonesia dianggap berhasil menunjukkan eksistensinya sebagai kekuatan regional yang diperhitungkan.
Presiden Prabowo yang berdampingan dengan Presiden Prancis Emanuel Macron menyaksikan langsung penampilan dari para pasukan TNI dari tribun Place De La Concorde.
Setelah defile dari pasukan TNI, giliran pasukan militer Prancis yang mengikuti di belakangnya. Barisan demi barisan melintasi jalan utama ibu kota.
Bastille Day atau La Fête Nationale merupakan hari nasional Prancis yang diperingati setiap 14 Juli untuk mengenang pengambilalihan Penjara Bastille oleh rakyat Paris pada 1789, sebuah peristiwa penting yang menandai awal Revolusi Prancis. Sejak itu, Bastille Day menjadi simbol perjuangan rakyat melawan monarki absolut dan memperjuangkan kebebasan, kesetaraan, serta persaudaraan.*Imam Kusnin Ahmad*
