Episode Kematianmu Bung

 

anto narasoma
*EPISODE KEMATIANMU, BUNG*
(kepada bung karno)

bung,
sepotong jasad
yang kau pendam selama 55 tahun
di balik tanah terakhir,
kembali tiba ke dalam haru birunya ingatanku

sekencang angin politik
yang mencaci-maki pertarungan hidup matimu; terpanggang
pada ruang penderitaan
tanpa makna

padahal,
suara proklamasi yang berkumandang
ke seantero ruang sejarah sepenuh api, menaklukkan perhatian dunia

bung,
air mata negerimu tumpah ke dalam derai hujan ; ketika sebujur tubuhmu hilang ke balik pertikaian politik caci-maki

dengan busana basah
air mata, hakikat kesedihan itu pun mengantarkan kebesaran sejarahmu yang gugur tanpa bintang kemuliaan
di pundakmu

maka tidurlah bung, ujar suara tanpa kata-kata yang mengiringi ingatan
masa lalu

sebab,
di sepanjang daun-daun gugur dalam catatan puisiku ; kaulah magma yang bergolak
di antara desingan sejarah perlawanan bangsamu

Palembang
21 Juni 2025