
Catatan Prof. Machmud Mustain Guru Besar ITS Surabaya.
Sudah tidak asing lagi bahwa perubahan dan dinamika kehidupan dunia ini adalah sangat kental dengan dinamika pemikiran manusia. Tiga revolusi hasil olah pikiran manusia telah dan sedang kita lewati; Pertanian, Industri, dan Informasi.
Revolusi pertanian berbasis pada peningkatan kebutuhan pangan, industri pada kecepatan transportasi dan efektifitas produksi, informasi pada kecepatan informasi.
Masing-masing era hasil revolusi tersebut memberikan ekses negatif yang tidak mudah untuk meresponnya. Revolusi pertanian memberikan ekses negatif ketamakan, revolusi industri memberikan ekses negatif terhadap pencemaran lingkungan, dan revolusi informasi memberikan ekses negatif pada penurunan performance atau attitude manusia.
Apabila kecerdasan manusia mumpuni dan bisa dioptimalkan maka mestinya bisa memikirkan bentuk era ke depan, yakni untuk era paska informasi. Lompatan era yang telah terjadi adalah melewati jembatan revolusi. Mengacu pada tiga revolusi yang lalu, maka jelas pemicunya ada kebutuhan atau hajat hidup bersama.
Topik memformulasikan bentuk era paska infirmasi menggugah pemikiran manusia untuk mengeksplorasi sekian macam ragam kebutuhan kita ke depan.
Kita tahu bahwa manusia masih kwalahan merespon dua ekses negatif dari era industri dan era informasi. Mestinya hal ini menjadi dasar kebutuhan kita untuk memformulasikan bentuk era paska informasi. Ada kondisi lain yang juga bisa digunakan sebagai dasar memformulasikan era paska informasi, yaitu kebutuhan membangun perdamaian dunia. Setidaknya dua hal tersbut bisa digunakan sbagai dasar untuk merumuskan bentuk era paska era informasi. Kita tahu bahwa besar-kecilnya diri kita adalah bergantung pada besar-kecilnya pemikiran kita (Bung Karno, Meta AI).
Bismillah, monggo kita optimalkan pemikiran kita, yang hakekatnya merupakan jati diri kita, untuk bersinerji membangun kedamaian dan kesejahteraan hudup di dunia dan akhirat.
Semoga manfaat barokah slamet aamiin.
Mekkah 23 Romadlon 1446 / 23 Maret 2025
m.mustain
