
JAKARTA–Pada puncak ibadah haji, yakni wukuf di Padang Arafah, KH M Cholil Nafis menyampaikan pesan penuh makna kepada jamaah haji Indonesia. Ia mengajak mereka memanfaatkan momentum suci ini bukan hanya untuk berdoa bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga untuk masa depan bangsa dan negara.
Sebagai tokoh Nahdlatul Ulama dan Wakil Ketua Umum MUI sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah di Depok, KH M Cholil menitipkan harapan besar agar doa yang dipanjatkan di Tanah Suci menjadi sumber lahirnya pemimpin yang adil dan beriman di Indonesia.
“Sambut wukuf di Arafah, saya titip kepada seluruh jamaah haji Indonesia, selain berdoa untuk dirinya, keluarga, dan sanak saudaranya, juga tolong doakan negara dan bangsa Indonesia,” ujarnya di Makkah, Selasa (26/5/2026).
Wukuf di Arafah adalah inti dan puncak ibadah haji serta saat paling mustajab untuk memanjatkan doa. KH M Cholil menekankan pentingnya kesatuan hati jamaah Indonesia untuk mendoakan kebaikan bersama, khususnya dalam menghadapi tantangan bangsa.
Sebagai Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional MUI, ia mengingatkan bahwa masa depan Indonesia sangat bergantung pada kualitas pemimpin yang bertakwa dan adil. Doa di Arafah bukan hanya ibadah pribadi, tapi juga doa untuk kemajuan bangsa.
Pesan ini mengajak jamaah haji Indonesia menjadikan momen suci ini sebagai titik awal memperkuat komitmen spiritual dan sosial dalam membangun Indonesia yang lebih baik, adil, dan penuh rahmat.
Semoga pesan inspiratif KH M Cholil Nafis ini menjadi pendorong bagi seluruh jamaah untuk menunaikan doa terbaik bagi diri, keluarga, dan tanah air tercinta.* Imam Kusnin Ahmad*
