Jenang Palang Bagi Masyarakat Osing di Bulan Suro

 

Masyarakat Osing yang tempat tinggalnya dikelilingi persawahan di kampung Dukuh Talun Jeruk desa Glagah, kecamatan Glagah, kabupaten Banyuwangi menggelar tradisi Suroan yang dilaksanakan pada awal bulan Suro (1 Muharram), Senin 9/8/2021. Berikut ini laporannya :

Usai sholat magrib, suara dari masjid setempat memberi komando untuk berdoa bersama dipimpin oleh tokoh agama diikuti oleh semua warga.Usai berdoa tiap2 keluarga mengadakan selamatan di depan rumah masing2 segera menyantap hidangan yang sudah dipersiapkan.

Jenang Suro, tumpeng pecel pitik adalah menu utama ditambah sayuran sambal tempong, telor dan buah2an yang semuanya diambil dari alam sekitar.
Uniknya di masa pandemi ini ada uborampe berupa “jenang palang, beras kuning dan tumpeng pitu” yang diletakkan di bawah oncor ajug-ajug yang semuanya memiliki simbul2 makna.

Inti yang terdapat dalam selametan Suroan ini adalah sebagai rasa syukur kepada Tuhan YME juga sekaligus memohon keselamatan agar senantiasa dilindungi dari segala malapetaka, balak penyakit yang bersifat alamiah maupun berupa gangguan gaib termasuk untuk mengusir pageblug pandemi covid-19 ini.

Masyarakat Osing ini masih mempercayai bahwa mereka tinggal di tanah leluhur dan menyadari bahwa selametan ini digelar sebagai media berkomunikasi dengan sesuatu di luar dirinya dan juga merupakan bentuk ikhtiar manusia untuk lebih memahami dan menyelaraskan hidup dengan apa yang ada di sekitarnya.

Mereka percaya bahwa kehidupan manusia akan berjalan baik apabila keharmonisan dalam masyarakat, dengan alam dan dengan Tuhan Adikrodati tetap terjaga.
Semoga pandemi corona segera berakhir.

(By Aekanu – Kiling Osing Banyuwangi)