
Surabaya-menaramadinah.com-Pagi ini mengawali aktivitas membagikan donasi masker dan vitamin yang dihimpun Garda Covid Janjian bertemu cak meimura di titik nol surabaya tapi terjebak macet.
Ternyata ada aktivitas pasar kaget di sekitar kantor gubernur jatim. Ironisnya tidak ada pengaturan harus berapa meter jaga jarak. Membludak.
Lumayan banyak yang tidak pakai masker di tengah angka Covid-19 tembus di atas 10.000 kasus per hari, dengan positive rate 29.46 % yang berarti 1 dari 3 orang diperiksa swab akan terdiagnosis Covid-19.
Potret semacam ini mustinya tidak ada di sekitar kantor gubernur jatim, pusat pemerintahan, jantung dari segala akvitas pemerintahan harus steril dan patut memberi teladan bagaimana penerapan protokol kesehatan.
Tampak tidak ada petugas yang biasa menerapkan operasi yustisi di jalan atau di kafe-kafe. Semua berjalan tampak biasa, istilahnya loss dollll.
Saya setuju aktivitas jual beli di pasar atau di pasar kaget seperti ini tetap diperbolehkan, namun sekali lagi karena ini ada di depan kantor pemerintahan provinsi, patut memberikan contoh yang baik dan benar.
Semoga sampai ke bu gubernur.
Sonny Fadil
