
Banten-menaramadinah.com-Seorang guru honorer bernama Dedi Mulyadi di Pandeglang, Banten, menjadi sorotan karena dedikasinya dalam dunia pendidikan.
Sejak 2007, ia mengajar di sebuah sekolah dasar di pelosok desa dengan fasilitas terbatas. Mirisnya, ia hanya menerima upah sekitar Rp12.000 hingga Rp12.500 per hari, atau sekitar Rp300 ribu per bulan tergantung kehadiran.
Penghasilan tersebut pun tidak selalu diterima tepat waktu karena bergantung pada pencairan dana BOS, bahkan kerap dibayarkan setiap tiga bulan sekali.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus mengajar dan mencerdaskan anak-anak di daerahnya. Dedikasi yang ditunjukkan menjadi gambaran nyata perjuangan guru honorer di Indonesia.
Semoga Pak Dedi dapat pejabat Negri Karna beliau lah pahlawan sesungguhnya, temui dianyam
Husnu Mufid
