
Surabaya-Nasib apes menimpa
Pimpinan gerakan For Justice Surabaya, Purnama. Pasalnya menjadi korban pengeroyokan juru parkir tolak digitalisasi parkir di kawasan Manyar Kertoarjo, Surabaya, pada Selasa (7/4/2026) kemarin.
Insiden tersebut bermula ketika Purnama hadir dalam agenda sosialisasi digitalisasi parkir di Surabaya dengan bertujuan untuk menata pengelolaan parkir agar lebih transparan dan tertib.
Hal tersebut mendapat penolakan dari juru parkir Madura kemudian berujung pada aksi kekerasan terhadap Purnomo
Is dikeroyok oleh belasan orang di lokasi sosialisasi dan berlangsung cukup cepat hingga menimbulkan kepanikan di sekitar tempat kejadian.
Akibat pengeroyokan itu, Purnama mengalami luka terbuka di bagian belakang kepala. Ia kemudian mendapatkan penanganan medis atas luka yang dideritanya.
Pengeroyokan itu membuat stigma negatif terhadap juru parkir yang main keroyokan. Warga Surabaya minta agar pengeroyok ditangkap dan digitalisasi berlanjut. Biar semakin tertipu.
MM
