Persebaya Bantai PSIM 3-0: Green Force Buktikan Kelas Meski Tanpa Beban Laga Kandang.

 

YOGYAKARTA – Way Persebaya Surabaya kembali menunjukkan wajah mengerikan di ajang Super League 2025-2026. Pada Minggu (25/1/2026) malam WIB, tim yang dijuluki Bajul Ijo sukses mengalahkan tuan rumah PSIM Yogyakarta dengan skor telak 3-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul. Kemenangan ini membuat Persebaya mengumpulkan 31 poin dan berada di posisi keenam klasemen, sementara PSIM turun ke peringkat ketujuh dengan 30 poin.

PSIM Berjuang Keras Tanpa Pemain Kunci

PSIM harus bermain dengan kekuatan yang tidak penuh karena beberapa pemain kunci absen. Di lini belakang, duet andalan Yusaku Yamadera dan Franco Mingo tidak dapat tampil akibat cedera dan akumulasi kartu kuning, sehingga posisinya digantikan oleh Andy Setyo dan Rendra Teddy. Kondisi ini membuat pertahanan Laskar Mataram terkesan lebih rentan dibandingkan biasanya.

Meski berstatus tuan rumah dan kekurangan pemain utama, PSIM tidak menunjukkan diri sebagai tameng pasif. Pada menit kedelapan, Ze Valente memberikan kejutan dengan tembakan dari luar kotak penalti yang cukup mengancam, namun kiper Persebaya Ernando Ari mampu menepisnya dengan sigap. Laskar Mataram kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-18 ketika Risto Mitrevski membuat kesalahan umpan pada Ernando, namun Nermin Haljeta gagal memanfaatkan kesempatan tersebut karena Ernando yang tetap tanggap. Pada menit ke-30, Ezequiel Vidal juga mencoba mengganggu gawang Persebaya, namun tembakannya hanya menyamping.

Persebaya Hanya Butuh Satu Kesempatan untuk Unggul

Persebaya yang bermain sebagai tamu justru tampil lebih sabar dalam membangun serangan. Setelah beberapa kali mencoba mengganggu pertahanan PSIM, akhirnya pada menit ke-35, Bajul Ijo berhasil membobol gawang lawan. Umpan matang dari Bruno Moreira dengan tepat diterima oleh Gali Freitas, yang kemudian melepaskan tendangan terarah ke gawang PSIM yang tidak dapat diantisipasi oleh kiper Cahya Supriadi. Gol ini membuat Persebaya unggul 1-0 hingga akhir babak pertama.

Di babak kedua, Persebaya semakin menunjukkan dominasinya. Pada menit ke-52, Francisco Rivera mencoba memberikan kontribusi gol, namun upayanya belum berhasil. Tak lama kemudian, pada menit ke-60, Malik Risaldi berhasil melewati pemain belakang PSIM dan melepaskan tembakan, namun Cahya Supriadi kembali menjadi penyelamat bagi timnya. Namun, keunggulan Persebaya akhirnya bertambah pada menit ke-73 ketika Bruno Paraiba yang baru saja masuk sebagai pemain pengganti berhasil menjebol gawang PSIM setelah lepas dari posisi offside, membuat skor menjadi 2-0.

Pada menit ke-83, Ernando Ari kembali menunjukkan kemampuannya dengan menyelamatkan gawang dari tembakan Rakhmatsho Rakhmatzoda. Tak butuh waktu lama, pada menit ke-84, Rachmat Irianto mencetak gol gemilang setelah melakukan solo run dari tengah lapangan dan berhasil memperdaya pemain belakang PSIM, membuat skor menjadi 3-0 yang tak tergoyahkan hingga akhir pertandingan.

Kemenangan 3-0 yang diraih Persebaya menunjukkan bahwa mereka mampu memanfaatkan peluang dengan baik dan memiliki kekuatan cadangan yang cukup solid. Meskipun PSIM bermain dengan penuh semangat dan memberikan beberapa ancaman, namun kekurangan pemain kunci dan kurangnya ketepatan dalam menyelesaikan peluang menjadi alasan utama kekalahan mereka. Hasil ini juga menunjukkan bahwa Persebaya memiliki potensi untuk bersaing lebih tinggi di klasemen jika konsistensi permainan mereka tetap terjaga.

Bagi Persebaya, kemenangan ini bisa menjadi momentum untuk terus berinovasi dalam taktik permainan dan mengoptimalkan potensi setiap pemain. Sementara bagi PSIM, meskipun harus menerima kekalahan, pengalaman ini bisa menjadi motivasi untuk lebih memperkuat struktur tim dan mencari solusi untuk mengatasi kekurangan pemain. Semoga kedua tim dapat terus berkembang dan memberikan pertandingan yang lebih menarik di masa depan.

Susunan Pemain

PSIM Jogja: Cahya Supriadi (GK); Raka Cahyana, Rendra Teddy (Rio Hardiawan 78), Andi Setyo (Savio Sheva 67), Reva Adi (C); Ze Valente, Rakhmatsho Rakhmatzoda, Fahreza Sudin (Riyatno Abiyoso 63); Pulga Vidal, Nermin Haljeta, Deri Corfe.

Persebaya Surabaya: Ernando Ari (Andhika Rmadhani 90+2) (GK); Arief Catur (Koko Ari (90+1), Risto Mitrevski, Leo Lelis; Toni Firmansyah (Rachmat Irianto 60), Francisco Rivera, Milos Raickovic (Pedro Ricardo 70), Jefferson Silva; Bruno Moreira (C), Malik Risaldi, Gali Freitas (Bruno Paraiba 70).*Imam Kusnin Ahmad*