16 Tokoh Agama Bersama Tokoh Nasional lainnya Dukung Presiden Prabowo Tegakkan Keadilan.

JAKARTA – 16 Tokoh lintas agama bersama tokoh nasional lainnya, mendukung penuh langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menegakkan keadilan. Dukungan tersebut disampaikan para tokoh pada acara silaturahmi di Istana Negara, Jakarta Senin (1/9) lalu.

Selain tokoh lintas agama, acara tersebut turut dihadiri pimpinan partai politik, pimpinan serikat buruh, dan organisasi kepemudaan lintas iman.

Dukungan itu diungkapkan Menteri Sosial sekaligus Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

“Pada prinsipnya, para tokoh agama, tokoh partai politik, tokoh guru, tokoh pemuda yang hadir pada waktu itu memberikan dukungan penuh kepada Presiden untuk melakukan upaya-upaya menegakkan keadilan,” ujar Gus Ipul usai membuka kegiatan Pelatihan Pengelola Keuangan Sekolah Rakyat di Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi(Pusdiklatbangprof),Rabu 3 September 2025.

Gus Ipul menambahkan Presiden Prabowo telah berupaya menegakkan keadilan, di antaranya dengan pemberantasan korupsi tanpa tebang pilih serta menghadirkan program-program yang berpihak pada rakyat.

“Memajukan Indonesia lewat pemberantasan korupsi, lewat program-program yang pro-rakyat, dan sekaligus mempercayakan Presiden untuk bisa menyelesaikan semua masalah-masalah,” jelasnya.

Seperti diketahui Presiden Prabowo mengadakan pertemuan dan silsturrahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat secara lengkap.

Silaturahmi ini menjadi ruang dialog terbuka yang menegaskan untuk merawat persatuan bangsa, serta mendengar aspirasi dari seluruh elemen masyarakat.

Pada kegiatan tersebut, Presiden Prabowo memberi kesempatan secara langsung kepada para tokoh untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi mereka terkait isu-isu nasional maupun global.

Adapun hal-hal yang menjadi pembahasan pada pertemuan ini, mulai hal-hal umum sampai hal-hal yang akan dikerjakan oleh Presiden Prabowo dan sekaligus juga berbicara terkait situasi terakhir di Indonesia.

“Jadi pada dasarnya memberikan dukungan kepada Presiden dan mempercayakan kepada Presiden tentang hal-hal yang menjadi PR bersama,” tegas Gus Ipul.*Imam Kusnin Ahmad*