I Wayan Rajendra Jade dan Rifandi Firman Resmi Pimpin Ormawa FK UWKS 2025-2026

Surabaya-menaramadinah.com-Suasana penuh khidmat menyelimuti Aula Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK UWKS) pada Rabu, 27 Agustus 2025. Dalam acara resmi yang dihadiri jajaran dekanat, dosen, dan mahasiswa, pengurus organisasi mahasiswa (Ormawa) Fakultas Kedokteran periode 2025–2026 resmi dilantik.

Acara pelantikan dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) pengangkatan pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) oleh Wakil Dekan III FK UWKS, Dr. dr. Sukma Sahadewa, M.Kes., Sp.KKLP. Dalam sambutannya, dr. Sukma menegaskan bahwa BEM dan DPM bukan sekadar wadah organisasi, tetapi sekaligus laboratorium kepemimpinan yang akan membentuk karakter mahasiswa kedokteran menjadi pemimpin yang visioner, komunikatif, dan berintegritas. “Mahasiswa kedokteran bukan hanya dituntut cerdas dalam akademik, tetapi juga matang dalam kepemimpinan, komunikasi, dan pengelolaan organisasi. BEM dan DPM adalah laboratorium kepemimpinan itu,” tegasnya.

Dalam prosesi itu, I Wayan Rajendra Jade ditetapkan sebagai Ketua DPM FK UWKS periode 2025–2026, menggantikan Ramona Frisca yang menakhodai organisasi tersebut pada periode sebelumnya. Sementara itu, Rifandi Firman resmi menjadi Ketua BEM FK UWKS menggantikan Nauval Syawafi. Prosesi pelantikan pengurus baru dilakukan langsung oleh Dekan FK UWKS, Dr. dr. Harry K. Gondo, Sp.OG (K-Fm)., SH., M.Hum. Dalam sambutannya, Dr. Harry menekankan pentingnya regenerasi organisasi mahasiswa sebagai wujud dinamika kampus yang sehat. “Setiap generasi punya tantangan berbeda. Pengurus baru harus mampu membaca kebutuhan mahasiswa, mengelola kegiatan yang produktif, sekaligus menjaga marwah fakultas di mata publik,” ujarnya. Ia juga mengibaratkan regenerasi organisasi mahasiswa sebagai proses alami dalam dunia medis, di mana sel-sel lama berganti dengan sel baru yang lebih segar dan siap menghadapi tantangan.

Apresiasi khusus diberikan kepada pengurus demisioner, yakni Ramona Frisca sebagai Ketua DPM FK UWKS periode 2024–2025 dan Nauval Syawafi sebagai Ketua BEM FK UWKS periode 2024–2025. Keduanya dianggap telah memberikan dedikasi tinggi dalam menjaga dinamika organisasi serta melaksanakan berbagai program yang berdampak positif bagi mahasiswa. Dekan FK UWKS mengakui kerja keras mereka selama satu tahun terakhir telah ikut menjaga nama baik fakultas, sekaligus menjadi fondasi bagi pengurus baru untuk melangkah lebih jauh.

Pelantikan ini juga mendapat perhatian dari pihak universitas. Wakil Rektor III UWKS, Dr. Drs. Kaswadi, M.Hum., hadir dan memberikan sambutan yang sarat motivasi. Ia menekankan bahwa mahasiswa FK UWKS bukan hanya calon dokter, tetapi juga calon pemimpin bangsa. Menurutnya, kompetensi kedokteran harus berjalan seiring dengan kemampuan kepemimpinan, empati, dan komunikasi publik. “Seorang dokter di masa depan harus punya kepemimpinan, empati, dan kemampuan komunikasi publik. BEM dan DPM menjadi ajang latihan nyata sebelum kalian turun langsung ke masyarakat,” ujarnya.

I Wayan Rajendra Jade selaku Ketua DPM terpilih mengaku siap mengemban amanah baru. Baginya, DPM adalah penjaga konstitusi organisasi yang memastikan aspirasi seluruh mahasiswa FK UWKS dapat tersampaikan. Ia berkomitmen menjalankan fungsi check and balance, serta memastikan seluruh kegiatan ormawa berjalan sesuai aturan dan memberi manfaat. Sementara itu, Rifandi Firman sebagai Ketua BEM FK UWKS menegaskan bahwa kepengurusannya akan berfokus pada penguatan solidaritas mahasiswa, pengembangan soft skills, serta keterlibatan aktif dalam isu kesehatan masyarakat. “Mahasiswa kedokteran tidak boleh hanya berdiam di laboratorium atau ruang kuliah. Kita punya tanggung jawab sosial yang besar. BEM FK UWKS akan bergerak aktif menjawab itu,” tegasnya.

Pelantikan pengurus Ormawa FK UWKS periode 2025–2026 ini menjadi bukti bahwa tradisi demokrasi di lingkungan kampus masih berjalan baik. Kehadiran seluruh unsur fakultas, mulai dari jajaran dekanat, dosen, hingga mahasiswa lintas angkatan, menegaskan bahwa organisasi mahasiswa tetap memegang peranan penting dalam kehidupan kampus. Selain itu, suasana hangat yang terjalin dalam acara tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama untuk menjaga harmoni dan sinergi antara pengurus mahasiswa dengan pihak fakultas.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh Badan Semi Otonom (BSO) yang menjadi bagian penting dari dinamika kemahasiswaan, antara lain EMR SPINE, CIMSA, METEORA, serta Sie Kerohanian. Keberadaan BSO tersebut dinilai memberi warna, melengkapi peran BEM dan DPM, serta menjadi wadah pengembangan minat, bakat, dan pengabdian mahasiswa. Kepada seluruh pengurus baru BSO, fakultas menyampaikan selamat berjuang untuk terus berkarya, berinovasi, dan menjaga nama baik almamater melalui berbagai kegiatan positif.

Menutup acara, Dr. dr. Sukma Sahadewa, M.Kes., Sp.KKLP kembali mengingatkan bahwa mahasiswa FK UWKS adalah wajah fakultas di mata publik. Setiap langkah, baik dalam bidang akademik maupun organisasi, akan mencerminkan reputasi institusi. Ia berharap agar kepengurusan BEM, DPM, maupun BSO periode baru tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menghadirkan program yang kreatif, inspiratif, dan solutif. “Organisasi mahasiswa harus jadi wadah kreatif, inspiratif, dan solutif. Jangan terjebak hanya pada seremonial. Jadikan setiap kegiatan sebagai kontribusi nyata bagi almamater dan masyarakat,” pesannya.

Dengan semangat baru yang dibawa I Wayan Rajendra Jade dan Rifandi Firman, serta dukungan penuh dari civitas akademika, perjalanan DPM, BEM, dan BSO FK UWKS periode 2025–2026 diharapkan mampu menghadirkan inovasi, memperkuat solidaritas mahasiswa, sekaligus menjaga nilai-nilai kepemimpinan yang humanis, visioner, dan berintegritas. Momentum pelantikan ini menjadi tonggak penting untuk melahirkan generasi mahasiswa kedokteran yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga siap menjadi pemimpin masa depan.

Husnu Mufid