
Jember, Menaramadinah.com- SMAN 3 Jember menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan pendidikan yang transparan dan bebas dari praktik pungutan liar maupun penahanan ijazah. Seluruh lulusan dapat mengambil ijazah tanpa dipungut biaya dan tanpa syarat administrasi tambahan.
Kepala SMAN 3 Jember, Selamet Supriyadi menyampaikan dengan tegas bahwa sekolah tidak pernah melakukan penahanan ijazah kepada siswanya.
” Pihak sekolah tidak pernah menahan ijazah, kami sudah serahkan Ijazah kepada siswa, bahkan beberapa guru telah berinisiatif untuk mendatangi rumah siswa untuk menyampaikan ijazah” Ungkap Selamet.
Berkenaan dengan praktik pungli, Selamet juga menegaskan bahwa pihak sekolah tidak pernah melakukan praktek pungli, semua kita sampaikan dan diskusikan bersama Komite sekolah.
“Sekolah tidak akan membebani walimurid dengan biaya-biaya, semua sudah tercover oleh anggaran dana BOS dan BPOPP” imbuhnya.
Anggaran dana BOS dan BPOPP yang diterima oleh SMAN 3 Jember guna meningkatkan prestasi dari siswa.
Menurut informasinya, banyak sekali prestasi yang telah diraih oleh siswa-siswi SMAN 3 Jember, baik dari tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional bahkan International.
Selamet Supriyadi mengatakan bahwa siswa SMAN 3 Jember berhasil meraih juara 2 prestasi tingkat nasional olimpiade mata pelajaran kimia.
” Ini merupakan sebagai wujud bukti kesiapan lembaga mendukung bakat dan minat siswa sampai siswa memperoleh prestasi yang gemilang” tuturnya.
